news
SEA GAMES 2019
Saat Indra Sjafri Tak Kuasa Mempertahankan Ketengilannya
09 December 2019 13:18 WIB
berita
Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah
MANILA - Indra Sjafri dikenal sebagai pelatih yang tengil dan apa adanya. Apa yang katakan jelang dan sesudah pertandingan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Jika menjawab pertanyaan rekan wartawan pun, Indra selalu menjawabnya dengan jawaban yang simpel. Namun, hal tersebut tidak berlaku pada hari ini.

Indra Sjafri menghadiri sesi konferensi pers jelang pertandingan final cabang olahraga sepak bola di SEA Games 2019, Senin (9/12). Dan seperti biasa Indra menjawab pertanyaan rekan media dengan cara yang sedikit tengil.




Baca Juga :
- Piala AFF Diundur, Ketum PSSI Menilai Persiapan Timnas Indonesia Bakal Lebih Baik
- Latihan Perdana David Da Silva di Persebaya, "Saya Harus Secepatnya Kembali Fit 100 Persen”


Sebagai contoh saat ditanya mengenai alasan Indonesia selalu latihan di pagi hari. Indra pun menjawab bahwa Indonesia memiliki pepatah tua akan hal tersebut.

"Ini sudah dua kali ditanyakan ke saya dari media. Pertama adalah media asal Jepang. Jadi di Indonesia ada pepatah, jangan bangun tidur siang-siang, nanti rezekinya dipatok ayam," ucap Indra.


Baca Juga :
- David Maulana Jadi Pemain Paling Berpengaruh Saat Timnas U-19 hadapi Bosnia-Herzegovina U-19
- Bola Jumat Keramat: Nantikan! Klaster Covid-19 Liga 1 Bahayakan Piala Dunia U-20


"Jadi intinya latihan pagi pagi lebih fresh, oksigen masih bagus dan segar, jam kerja kita juga jadi lebih panjang," tambahnya.

Sambung Indra, latihan di pagi hari memang dikhususkan untuk media Indonesia meliput. "Satu lagi, kalau latihan pagi khusus dihadiri oleh media Indonesia saja," ungkapnya.

Ketengilan seperti itu terus berlanjut sepanjang sesi konferensi pers. Akan tetapi, ada satu pertanyaan yang sulit dijawab oleh Coach Indra. Pertanyaan tersebut mengenai nazar yang biasa dilakukan oleh Indra jelang turnamen-turnamen di luar negeri, yakni mengunjungi makam orang tuanya.

"Kemarin saya belum sempat..." 

Ya, pernyataan Indra berhenti di tengah-tengah. Indra kesulitan menjawab pertanyaan tersebut. Matanya berkaca-kaca, menahan agar air mata tak keluar dan terlihat di depan kamera.

"Seharusnya saya melakukan itu sebelum berangkat ke sini. tetapi karena padatnya jadwal, saya gak sempat pamit ke makam orang tua saya," lanjut Indra.

Indra pun mengatakan, jika Indonesia pulang dengan medali emas, maka hal yang akan dilakukannya saat pertama kali mendarat di Tanah Air, dirinya akan mengantar medali emas tersebut ke makam orang tuanya.

"Nazar pertama nanti, hal pertama yang saya lakukan nanti, saat kita pulang dengan medali emas, saya akan antarkan medali emas itu ke makam orang tua saya," Indra mengakhiri. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah