news
LIGA INGGRIS
Lagi, Kasus Rasial Terjadi di Sepak Bola
09 December 2019 13:35 WIB
berita
Gelandang MU asal Brasil, Fred (tengah), coba mengecoh gelandang serang Man. City David Silva (kiri) pada pertandingan Liga Primer di Etihad, Sabtu (7/12) lalu.
MANCHESTER - Kasus pelecehan berbau rasial seolah tidak pernah berhenti dalam sepak bola. Kejadian terakhir muncul pada pertandingan Derbi Manchester, saat tuan rumah Manchester City FC dikalahkan Manchester United FC (MU), 1-2, di Stadion Etihad, Sabtu (7/12) malam lalu.  

Insiden yang diduga sangat kental berbau rasial itu terjadi pada babak kedua ketika gelandang MU, Frederico “Fred” Rodrigues bersiap mengambil tendangan pojok. Dalam berbagai gambar dan video yang sudah tersebar luas di media sosial, oknum fan City seperti menirukan gerakan menyerupai, maaf, kera ke arah Fred.




Baca Juga :
- Taklukkan Setan Merah, Begini Kata Jurgen Klopp
- Drama di Etihad, Fernandinho Jadi Dalang Kerugian Manchester City saat Jamu Palace




Pemain asal Brasil ini pun heran mengapa sikap tidak terpuji itu masih terjadi pada 2019 ini. “Masih seperti masyarakat terbelakang,” kata Fred seusai pertandingan. “Sayangnya, itu benar-benar terjadi di beberapa stadion. Baik di sini maupun Ukraina, saat beberapa rekan saya mengalaminya. Ini jelas menyedihkan. Namun, kami harus terus mengangkat kepala dengan tegak dan melupakan itu.”

Kasus yang dialamui Fred sejatinya pernah dialami beberapa pemain Chelsea FC saat turun di kandang Dynamo Kyiv pada Liga Europa, Maret lalu. Sepanjang tahun ini, rasialisme memang jadi momok. Beberapa pemain tim nasional (timnas) Inggris pernah mengalaminya saat tandang ke Bulgaria pada kualifikasi Piala Eropa 2020.


Baca Juga :
- Pogba Pakai Kruk Tiba di Paris Bersama Istrinya, Ini yang Dilakukan
- Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris, Duel Menarik Liverpool vs Manchester United


Terkait kasus Fred, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) langsung melakukan investigasi. FA berjanji akan menjatuhkan sanksi larangan menyaksikan pertandingan di stadion seumur hidup bagi siapa pun yang dinyatakan bersalah atas pelecehan berbau rasial.

Badan antirasialisme, Kick It Out pun mendesak segenap pihak untuk mengambil tindakan segera. Terutama, mengingat pelecehan itu tertangkap kamera televisi.

Sementara, City menegaskan komitmennya untuk memberantas rasialisme. “Kami menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap diskriminasi dalam bentuk apa pun,” demikian pernyataan resmi The Citizens. Lewat pernyataan resminya, Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA) juga mendukung sikap tegas City, “Rasialisme pelanggaran kriminal, harus ditangani serius.”

Pelatih Man. City Josep Guardiola berharap tidak menyaksikan pelecehan berbau rasialisme lagi dalam hidupnya. “Sayangnya, itu telah banyak terjadi pada banyak tempat,” Guardiola, mengungkapkan.
Di sisi lain, rasialisme yang dialami Fred menimbulkan luka lama bagi rekan setimnya, Marcus Rashford. Maklum, striker MU ini juga jadi bagian skuat Inggris saat menghadapi Bulgaria. Rashford berharap ke depannya, segenap pihak terkait lebih serius lagi mengatasi masalah tersebut agar tidak terulang.

“Faktanya, itu masih belum cukup baik. Kami terus membicarakan tentang itu selama enam hingga delapan bulan terakhir. Harus ada departemen yang benar-benar bisa menghentikan perilaku itu dalam pertandingan,” ujar Rashford.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER
 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news