news
LIGA 1
Persib Nihil Gol dalam Dua Laga Terakhir, Robert Bilang Itu Tidak Penting
09 December 2019 15:04 WIB
berita
Penyerang Persib Kevin Van Kippersluis (kiri) dikepung tiga pemain PSS dalam laga Sabtu (7/12) lalu/Foto:TopSkor/Sri Nugroho
SLEMAN – Tidak ada gol dalam dua laga terakhir, tidak ada kemenangan dalam tiga laga terakhir. Namun, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, tidak menyesal meski timnya hanya bermain imbang tanpa gol di kandang PSS Sleman, Stadion Maguwoharjo, Sabtu (7/12) lalu.

Sebab, menurut Robert, penampilan anak asuhnya mulai meningkat dari sisi mental tanding maupun performa permainan. Maka itu, kata pelatih asal Belanda tersebut, hasil imbang di Sleman cukup realistis.




Baca Juga :
- Stok Lini Belakang Persib Menumpuk, Ada Wacana Fabiano Ditempatkan sebagai Gelandang Bertahan
- Fixed, Ini Daftar 18 Pemain Persib yang Diboyong ke Malaysia




Sebab, setelah kekalahan dua kali berturut-turut dan tanpa kemenangan dari tiga kali penampilan, I Made Wirawan dan kawan-kawan sempat sedikit terpukul. “Justru hasil imbang lawan PSS jadi bukti pemain sudah mulai bisa melupakan kegagalan sebelumnya,” ujar Robert, kemarin.

“Dari hasil game melawan PSS saya melihat karakter permainan kami sudah kembali ke aslinya. Saya sangat bersyukur pemain sudah bisa bangkit,” pelatih 65 tahun itu menambahkan. Bagi Robert, persoalan lini depan tidak sesuai harapan dan tidak meraih kemenangan, tidak menjadi masalah.


Baca Juga :
- Hanya Bawa 18 Pemain, Persib Tanpa I Made Wirawan saat Berlaga di Malaysia
- Hadapi Musim 2020, Persib Andalkan Empat Gelandang Bertahan


Terpenting katanya, tim asuhannya bangkit. Mental bermain tumbuh perlahan sehingga nantinya bisa menjadi penopang motivasi untuk  pertandingan berikutnya. “Saya kira semua pemain dari semua lini sudah memberikan yang terbaik, termasuk lini depan,” kata mantan pelatih PSM Makassar itu.

“Memang kami tidak bisa mencetak gol, tidak  meraih kemenangan. Tapi menurut saya permainan tim sudah menggembirakan, artinya kami sudah melupakan semua yang terjadi, tinggal menatap ke depan untuk memperbaiki prestasi,” Robert menuturkan.

Usai menghadapi PSS, Persib akan melakoni pekan ke-32 lawan tuan rumah Borneo FC, Selasa (10/12). Robert berharap, di kandang  Pesut Etam performa Persib semakin meningkat. “Hasil di Sleman tetap bisa jadi modal untuk pertandingan nanti. Apalagi sekarang para pemain mulai enjoy,” ujarnya.

Dari hasil imbang melawan PSS, Persib memang belum beranjak dari peringkat ke-10 dengan 42 poin. Namun, Tim Maung Bandung tetap masih ada peluang menuju peringkat lima besar, sesuai target. Setipis apa pun peluangnya, terpenting Persib mampu menyapu bersih tiga pertandingan tersisa.

Namun, kata Robert, untuk mencapai target itu minimal penampilan timnya harus lebih baik daripada sebelumnya. “Menghadapi PSS, seharusnya kami menang. Kita bisa lihat dalam pertandingan itu Persib bermain terbuka dan mendominasi permainan, namun terlalu banyak peluang terbuang,” ucap Robert.

Di sisi lain pelatih Elang Jawa, julukan PSS, Seto Nurdiantoro menyayangkan hasil imbang tersebut. Seto menilai timnya memiliki peluang mencetak gol walaupun lebih banyak mendapatkan tekanan dari Maung Bandung.

“Hasil ini tentu tidak seperti yang kami harapkan, tapi satu poin tetap harus disyukuri. Kami memang lebih banyak tertekan, tapi tetap berusaha melawan dan mencoba  memenangkan pertandingan. Kita lihat pemain sudah bekerja keras. Itulah yang saya apresiasi," ucap Seto.*Arief Nugraha K

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news