news
SEA GAMES 2019
Menpora Yakin Indonesia Bisa Bawa Pulang Medali Emas Sepak Bola SEA Games 2019
08 December 2019 12:07 WIB
berita
Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah
MANILA - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S. Dewa Broto, mengungkapkan bahwa dirinya yakin Timnas Indonesia U-22 bisa membawa pulang medali emas dari cabang olahraga sepak bola. Hal itu ia ungkapkan setelah menyaksikan penampilan Evan Dimas dan kawan-kawan di babak semifinal, Sabtu (7/12) kemarin.

Timnas Indonesia U-22 sukses mengalahkan Myanmar di babak semifinal cabor sepak bola SEA Games 2019. Skor akhir pertandingan menunjukkan skor 4-2.




Baca Juga :
- Besok, Persija Glory Ditantang Persis Legend di Kota Solo
- Kickoff Liga 2 2020 Dipastikan 17 Oktober, PSIM Yogyakarta Lega


Di babak final, Indonesia akan bertemu dengan Vietnam. Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri tersebut sudah bertemu dengan Vietnam di babak penyisihan. Pada saat itu, Indonesia takluk 1-2 setelah Vietnam sukses membalikkan keadaan di menit-menit akhir.

Namun, Gatot memprediksi, pertandingan Indonesia vs Vietnam di final sepak bola SEA Games akan berakhir berbeda, jika para pemain bisa mempertahankan emosi mereka.


Baca Juga :
- Lima Pemain Timnas Senior dan Sembilan dari Timnas U-19 Absen Latihan, Alasannya Bukan karena Covid 19
- Terganjal Regulasi Baru PSSI, Liga 3 Terancam Tidak Digelar


"Rasanya SEA Games ini terasa kurang indah, meskipun tanpa mengurangi rasa hormat kepada cabor lain, terasa kurang indah kalau sepak bola tak dapat medali emas," ucap Gatot.

"Kalau lihat permainannya saya yakin karena terus terang, saya hanya nonton televisi waktu itu Indonesia lawan vietnam pertama, itu waktu itu emosi kita terlalu tinggi. Saya pikir kalau tidak emosional saya kira kita menanglah. Apalagi waktu itu kita leading, menang dluan 1-0. Saya harapkan indonesia bisa kalahkan Vietnam," tambahnya.

Pertandingan final sendiri akan digelar pada Selasa (10/12). Perebutan medali perunggu menjadi santapan pertama sebelum pertandingan final. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah