news
LIGA INGGRIS
Neves Kunci Sukses Wolves Jaga Konsistensi Performa
07 December 2019 13:50 WIB
berita
Gelandang Ruben Neves telah menjadi sosok vital dalam skuat Wolverhampton Wanderers sejak musim lalu./Istimewa
WOLVERHAMPTON – Wolverhampton Wanderer FC kini bertengger di posisi kelima klasemen sementara Liga Primer 2019/20. Mereka berpeluang menembus empat besar mengingat jarak enam poin dengan Chelsea FC sangat mungkin dikejar. Sejak sukses promosi ke kasta tertinggi pada 2018/19, Wolves memang sukses membuat kejutan.

Musim lalu, pasukan Nuno Espirito Santo itu finis di posisi ketujuh klasemen akhir Liga Primer dan lolos ke Liga Europa. Salah satu kunci Wolves adalah kemampuan para pemain menjaga konsistensi performa mereka. Dan semua itu bisa diwujudkan berkat peran dua gelandang andalannya, Joao Moutinho dan Ruben Neves.




Baca Juga :
- Pemain Muda Wolves Ini Pesta Hingga Jam 3 Pagi, Penggemarnya Diminta Diam di Rumah
- Belum Ada Perpanjangan Kontrak untuk Nuno Espirito Santo


Teranyar, mereka berandil besar dalam membantu Wolverhampton mengalahkan West Ham United FC, 2-0, Rabu (4/12) lalu. Kreativitas Moutinho terlihat jelas dalam laga tersebut sementara Neves memainkan perannya sebagai katalis tim dengan melakukan perubahan posisi selama pertandingan yang telah diperlihatkannya sepanjang 2019/20.

Awalnya, Wolves sempat mengalami kesulitan musim ini dan itu berakibat dengan cukup seringnya Neves dicadangkan. Enam laga pertama, mereka tidak pernah menang, menelan dua kekalahan dan empat kali imbang. Namun situasi membaik ketika Santo beralih dari skema 3-5-2 ke 3-4-3.


Baca Juga :
- Suporter Man-United Akan Walk Out pada Menit 58 Melawan Wolverhampton
- Peran Rodri Bakal Vital untuk Man. City di Molineux


Perubahan taktik itu membuat Wolverhampton dapat memaksimalkan Matt Doherty dan Adama Traore di sisi kanan untuk menyokong Neves. Ini sangat menguntungkan bagi gelandang 22 tahun asal Portugal tersebut. Perannya menjadi penyeimbang saat Wolves menyerang dengan tiga gelandang,

Santo mengubah strategi timnya bukan tanpa maksud. Dengan memplot Neves lebih dalam, ini akan membuat sang pemain memiliki ruang lebih banyak untuk melepaskan umpan-umpan panjang ke lini serangan. Selain itu, dengan pola tersebut, Neves menjadi lebih sering menguasai bola.

Cara ini terbukti pas untuknya. Statistik memperlihatkan rata-rata akurasi operannya meroket dari 70 persen ke angka 84 persen. Ketika melawan West Ham, 65 persen umpan Neves langsung menuju area permainan lawan. Salah satu di antaranya, menjadi jalan pembuka bagi gol Wolves.

Namun taktik ini bukan tanpa celah. Neves bersama Moutinho kerap dihadapkan pada situasi sulit, berduel dengan tiga gelandang lawan. Tetapi, sejauh ini, kelemahan itu bisa ditutupi. Dan Santo akan kembali berharap Neves bisa berperan sebagai playmaker tim saat melawat ke kandang Brighton & Hove Albion FC, Minggu (8/12).

“Salah satu faktor yang krusial dalam sebuah pertandingan adalah bagaimana membuat keputusan dan menjaga tempo. Ruben (Neves) adalah gelandang yang memiliki kapasitas untuk membantu kami melakukannya,” kata Santo.*

    

 

 

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E