news
LIGA 1
Persija dan Perseru Badak Mencari Pelipur Lara
08 December 2019 06:05 WIB
berita
Ramdani Lestaluhu tak tampil maksimal musim ini - TopSkor/Ady Sesotya
LAMPUNG – Persija sedang mencari tumbal atau kemenangan perlipur lara, setelah babak belur saat bertamu ke markas Bhayangkara FC, Rabu (4/12) lalu. Persija takluk dengan skor telak 0-3. Kegagalan dalam mengaplikasikan taktik, jadi sumber masalah yang diungkapkan Edson Tavares, pelatih Persija.

Kini, pria asal Brasil itu tak boleh lagi salah langkah. Sebab, lawan yang akan dihadapi juga punya motivasi berlipat ganda. Macan Kemayoran akan menghadapi Perseru Badak Lampung FC (PBLFC), di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (8/12). Ini tidak mudah, karena tuan rumah tengah berjuang lolos dari degradasi.




Baca Juga :
- Persija Bersiap Sering Ditinggal Evan Dimas
- Libur Telah Usai, Skuat Persija Akan Kembali Berlatih Mulai Senin Depan




Praktis, laga melawan Persija bisa dibilang sebagai laga hidup mati bagi tim asuhan Milan Petrovic tersebut. Pun dengan Persija yang masih butuh minimal tambahan enam poin untuk memastikan tempat dalam Liga 1 2020. Karenanya Tavares menargetkan sapu bersih empat laga terakhir musim ini.

Dengan empat laga tersisa, maksimal 50 poin bisa dikumpulan Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan pada akhir musim nanti. Terlebih, Persija punya catatan apik pada setiap akhir musim. Berkacara dari 2017 dan 2018, tim berlambang Tugu Monas ini selalu berhasil memenangkan empat laga terakhir.


Baca Juga :
- Persija Dekati Carlos Dunga
- Persija vs PSM Makassar Masuk 15 Besar Dunia, Pertandingan Paling Banyak Menyedot Penonton


Untungnya, Persija ditangani sosok pelatih yang tahu bagaimana cara membawa tim bangkit dan mencari solusi jitu. Setidaknya, hal itu sudah dibuktikan pelatih berusia 63 tahun tersebut sebanyak dua kali. Tavares selalu berhasil mengangkat performa tim dan meraih kemenangan seusai menderita kekalahan.

Pertama, memutus rekor tak pernah menang di markas PS Makassar (PSM), setelah pada pekan sebelumnya dipermalukan Semen Padang FC di kandang. Kemudian, titik tolak kebangkitan Persija bermula dari kemenangan 2-0 atas Tira Persikabo, padahal sebelumnya dipermalukan Persib.

“Setelah kekalahan kemarin (melawan Bhayangkara FC), semua normal. Kami hanya harus kembali ke lapangan denga fokus,” kata Tavares. Masalahnya, Persija datang ke Stadion Sumpah Pemuda, tidak dengan skuat terbaik. Ryuji Utomo dipastikan absen lantaran menjalani sanksi kartu merah.

Pada saat bersamaan, dua bek senior Ismed Sofyan dan Maman Abdurahman, kemungkinannya kecil ikut rombongan ke Lampung. Pasalnya, kedua pemain ini baru kembali ke pemusatan latihan tim, setelah mengikuti kursus lisensi kepelatihan B AFC di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Keduanya masih harus mengembalikan kondisi fisik secara optimal sebelum kembali ke pertandingan. “Kami tidak punya banyak waktu beristirahat. Kami harus terbang lagi, tapi kami sudah jalani recovery. Memang hanya sebentar, semoga kami bisa bermain baik di pertandingan nanti,” Tavares melanjutkan.

Sementara itu, PBLFC menyambut laga ini dengan persiapan yang kurang ideal. Pasalnya, kekalahan 1-5 dari PS Sleman (PSS), Selasa (3/12) lalu, jadi tamparan keras. Pelatih PBLFC Milan Petrovic berharap, pasukannya kembali fokus dan berjuang keras agar nasib mereka di kompetisi tidak kandas.

“Saya berharap kami bisa memetik poin saat melawan Persija. Sebab, berapa pun yang bisa kami raih akan sangat penting bagi kami bertahan di Liga 1. Kami punya dua laga kandang yang sulit. Setelah melawan Persija kami bermain di kandang melawan Bhayangkara FC yang sedang naik," kata Petrovic.*** Furqon Al Fauzi

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news