news
UMUM
Usai Mengunyah Laos, Indra Sjafri Pikirkan Fisik Pemain
06 December 2019 13:58 WIB
berita
IMUS - Tim nasional Indonesia U-22 memastikan satu tempat di semifinal cabang olahraga sepak bola SEA Games XXX 2019 Manila. Kepastian itu didapat setelah skuat asuhan Indra Sjafri ini menang besar atas Laos 4-0 di Stadion City of Imus Grandstand, Kamis (5/12)

Kemenangan ini membuat Indonesia menempati posisi runner-up Grup B dengan poin 12 di bawah Vietnam (13). Vietnam sendiri keluar sebagai juara Grup B usai bermain 2-2 melawan Thailand.




Baca Juga :
- Liga 1 2020 Dua Wilayah? Ini Tanggapan Klub
- Liga TopSkor U-16: Grande Partita di Gunung Sindur




Bagi Indonesia ini menjadi semifinal ke-17 sepanjang keikutsertaan di ajang SEA Games sejak 1977 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dari 16 kesempatan sebelumnya Indonesia berhasil menembus partai puncak sebanyak enam kali dan hanya dua yang berujung medali emas (1987 dan 1991).

Di semifinal Garuda Muda akan menantang Myanmar yang keluar sebagai juara Grup A. Laga ini akan digelar di Rizal Memorial Stadium, Manila, Sabtu (7/12) sore.


Baca Juga :
- Preview Liga TopSkor Transtama U-15: Papan Tengah Memanas
- Dua Pemain Muda Indonesia Direkrut Tim Spanyol


Peluang Indonesia kembali menginjakkan kaki di partai final, setelah terakhir dirasakan pada 2013, kini pun terbuka lebar. Meski tidak mudah, jika dipersiapkan dengan sangat maksimal niscaya hasil bagus bisa digapai.

Indra Sjafri mengaku sudah mengetahui cara bermain Myanmar. Ia juga bahkan siap mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi dalam laga nanti. Termasuk laga akan ditentukan dengan adu tendangan penalti.

“Besok (hari ini) kami akan langsung latihan dan pasti ada sesi untuk adu penalti. Dari Jakarta juga sudah saya persiapkan siapa-siapa penendang yang akan menjadi eksekutor jika pertandingan berakhir dengan adu penalti,” kata Indra usai pertandingan.

Indra juga tak memedulikan terkait keuntungan Myanmar yang mendapat istirahat lebih lama dibanding Indonesia. Macan Asia, julukan Myanmar, hanya bermain empat kali pada fase grup dan terakhir bermain sepekan lalu (2/12).

“Berarti mereka beruntung.  Tapi, bukan di situ fokus kami, kenapa? Kami hanya harus memikirkan tentang recovery para pemain. Bagaimana pemain kami bisa recovery dengan cepat,” Indra menambahkan. “Semoga tim dokter dan fisioterapis mulai hari ini (kemarin) sudah melakukan recovery pemain dan besok (hari ini) akan dilihat siapa yang paling fit dan siap, itu yang akan kami mainkan.”

Menyangkut performa para pemain yang menanjak dan menurun sepanjang turnamen, Indra melihat ini sebagai hal biasa. Di antaranya Syahrian Abimanyu yang belum juga memperlihatkan potensi terbaiknya sejauh ini.

“Abi diganti karena murni kebutuhan taktikal. Tidak ada cedera atau apapun,” kata Indra. “Ada 20 pemain, saya sudah bilang mereka adalah anak-anak bangsa terbaik yang saya percaya seribu persen. Bukan hanya Osvaldo, bukan hanya Rafli, saya percaya semua, tidak satu pun yang tidak saya percaya, kalau tidak, saya tidak akan bawa.”***

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news