news
LIGA 1
Lima Laga Tidak Terkalahkan, Persebaya Mulai Berani Bicara Papan Atas
06 December 2019 13:45 WIB
berita
Suasana latihan Persebaya saat dipimpin pelatih Persebaya junior Uston Nawawi (tengan) beberapa waktu lalu/Foto:TopSkor/M Bahrul Marzuki
SURABAYA – Persebaya Surabaya semakin bertambah semangat jelang mengakhiri kompetisi Liga 1 2019. Sempat loyo pada pertengahan musim, kini Persebaya mulai merangsek hendak ke papan atas kembali.

Sejak dipegang pelatih baru Aji Santoso performa Bajul Ijo memang lumayan. Irfan jaya dan kawan-kawan mampu menang tiga kali, seri dua kali, dan sama sekali belum terkalahkan. Hingga akhirnya pantas skuat Bajul Ijo bercokol pada peringkat ke ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 42 poin saat ini.




Baca Juga :
- Makan Konate di Mata Aji Santoso
- Pelatih Persebaya Aji Santoso Siapkan Tim hadapi Empat Kompetisi




Selanjutnya Persebaya akan berpeluang masuk enam besar. Asalkan tim kebanggaan Bonekmania itu menang saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (8/12). Kans untuk meraih tiga poin cukup besar karena Persebaya kali ini tampil di kandang sebenarnya, bukan lagi tim musafir.

Ya, sejak adanya kericuhan ketika kalah lawan PSS Sleman, Persebaya terusir dari kandangnya. Dalam dua kali laga kandang, Persebaya sampai harus menjamu tamunya di Stadion Batakan, Balikpapan. Yaitu, ketika menghadapi PSM Makassar dan Semen Padang.


Baca Juga :
- Persebaya Stand By
- Persebaya Bersiap


Hanya saja meski laga kali ini bisa digelar di Gelora Bung Tomo, Bonekmania tetap tidak boleh menonton. Sebab, sanksi larangan adanya penonton dari Komdis PSSI masih berlaku. Banding yang sebelumnya sempat diajukan pihak manajemen Persebaya ditolak oleh pihak Komisi Banding PSSI.

Bisa kembali bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, pelatih Aji Santoso mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak Pemkot Surabaya. "Terima kasih kalau memang dua pertandingan nanti tanggal 8 dan 12 Desember bisa digelar di sini,” ujar Aji, ditemui usai melatih tim di Gelora Bung Tomo, Kamis (5/12).

“Saya kira sangat positif, kami juga main di kandang sendiri. Mudah-mudahan dua pertandingan itu kami bisa meraih hasil positif," ia menambahkan. Hanya saja Aji mengimbau agar suporter Persebaya, Bonekmania mau memahami adanya sanksi yang sudah dikeluarkan oleh PSSI.

"Saya sangat memahami semua suporter sangat mencintai tim ini. Tetapi kita harus mendukung dengan cara yang baik pula, supaya paling tidak kejadian kemarin itu bisa menjadi pelajaran untuk tidak terulang terutama pada kompetisi musim depan," ucapnya sambil meyakini kompetisi musim depan akan lebih seru lagi.

Namun, sementara ini yang akan dilakukan oleh Aji adalah agar timnya bisa fokus menatap empat laga sisa. "Yang jelas saya berusaha memaksimalkan semua laga sisa. Saya juga tekankan kepada pemain untuk fight dan fokus meraih hasil maksimal," ujarnya.

Aji menjelaskan masih ada kemungkinan bagi Green Force, julukan lain Persebaya, untuk finis di papan atas klasemen. Optimisme tersebut didukung dengan hasil lima pertandingan sebelumnya yang berdampak positif pada mental Ruben Sanadi dan kawan-kawan.

"Alhamdulillah pemain sudah menemukan kepercayaan diri yang sempat hilang, semoga dalam empat pertandingan ini kami bisa maksimal. Terutama pertandingan terdekat melawan Bhayangkara," ujar mantan pelatih Persela Lamongan ini.*M Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news