news
LIGA ITALIA
Juve Menjelma Jadi Pabrik Konten
06 December 2019 17:18 WIB
berita
Kedatangan penyanyi Rihanna di Allianz Stadium menjadi perbincangan suporter.-Topskor.id/istimewa-
TURIN - Rihanna terlihat di tribune Allianz Stadium bersama adiknya Rorrey Fenty, 26 November silam. Keduanya memberi dukungan kepada Juventus FC yang sedang bertarung lawan Atletico Madrid di Liga Champions. Kehadiran penyanyi asal Barbados itu menjadi buah bibir apalagi ketika dia berpose dengan kostum nomor 20 milik Marko Pjaca, tapi dengan nama Riri di punggung.

Beberapa waktu lalu, pebasket Amerika Serikat yang berpartisipasi di Kejuaraan Dunia 2019, Donovan Mitchell, mengenakan kostum I Bianconeri saat tiba di arena sebelum laga lawan Milwaukee Bucks. Point guard Utah Jazz itu diberi kado jersey nomor 45. Disc Jockey ternama Martin Garrix dan Steve Aoki juga pernah berpose dengan kaos Juve. Jauh sebelum itu, pada 2016, musisi rap Drake membuat heboh dengan fotonya memakai kostum merah jambu skuat asal Turin itu.




Baca Juga :
- Juventus Memicu Perang dengan Barcelona, Sergino Dest Targetnya
- Sarri Buka Suara Soal Pjanic, Bukan karena Teknis Jika Meninggalkan Juventus


Beredarnya foto-foto para pesohor dengan identitas Juve di media sosial sangat bagus untuk citra klub. Ini juga merupakan salah satu strategi untuk mengenalkan brand ke berbagai penjuru dunia.

Jumlah pengikut di media sosial terus melonjak. Ketika Cristiano Ronaldo teken kontrak pada Juli 2018, jumlah follower di akun Instagram resmi si Nyonya Besar mencapai 10,4 juta. Pada pertangahan Oktober terdapat kenaikan hingga tujuh juta dan sekarang berkembang tiga kali lipat (34).


Baca Juga :
- Dia Kurang Tajam! Sarri Kritik Ronaldo, Kakaknya Menyerang Balik
- Juventus Gaet Atep Rizal dan Samsul Arif Munip untuk Ucapan Lebaran kepada Juventini Indonesia


Saat ini, Juve termasuk dalam 100 akun yang memiliki pengikut terbanyak di dunia. Pada kategori klub sepak bola, mereka ada di belakang Real Madrid dan Barcelona. Kabarnya dalam satu hari jumlah follower bertambah 30 ribu. Setelah CR7 bergabung, tim memiliki 40 juta penggemar di Facebook dan 7,6 juta di Twitter.

Untuk mencapai titik ini, perlu perjuangan selama delapan tahun. Mereka meluncurkan platform digital sejak 27 April 2011 atau dua tahun setelah AC Milan. Dalam sekejap Juve menemukan pasar di Indonesia, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Pencapaian itu tak lepas dari terobosan yang dilakukan divisi media yang terdiri dari 20 orang. Content factory di Continassa  memproduksi dan mengemas informasi seputar tim dalam format berbeda. Menurut perhitungan KPMG, dalam beberapa bulan terakhir, Juve mempublikasikan 589 unggahan di Facebook, 432 di Instagram, 21 ribu kicauan dan 1.200 video di Youtube. Itu belum termasuk isi Instagram story, video eksklusif, wawancara, laporan pertandingan tim putra maupun putri, yang dikerjakan pihak luar.

Pembukaan kantor di Hong Kong dan kerja sama dengan Palace untuk desain kostum keempat diharapkan bisa menarik minat tifosi muda. Jumat (29/11), diluncurkan program Christmashup untuk merayakan Natal di tengah perbedaan.  Menjelang duel lawan Atletico, Juve mengadakan polling di media sosial terkait lagu yang diputar di Stadium setelah gol. Dengan kerja keras seperti itu, sepertinya target interaksi 1,2 miliar perbulan segera tercapai.* Dari berbagai sumber

 

X
Penulis
Xaveria Yunita