news
LIGA 1
Menanti Seto Penuhi Janji soal Pemain Muda saat Menjamu Persib
05 December 2019 11:23 WIB
berita
Pemain PSS berlatih dengan riang gembira - TopSkor/Media PSS
SLEMAN – Satu tempat untuk Liga 1 2020 sudah dimiliki PS Sleman (PSS). Perolehan 43 poin yang diraih pada pekan ke-30 Liga 1 2019 lau, membuat posisi PSS dipastikan aman dari jeratan degradasi. Karenanya dalam melawan Persib pada pekan ke-31, skuat Super Elang Jawa dipastikan bakal tampil tanpa beban.

Kemenangan telak 5-1 dari Perseru Badak Lampung FC (PBLFC) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (3/12) lalu, menjadi kuncinya. Dengan hanya tersisa empat laga, nilai 43 milik PSS sudah tak mungkin dikejar PBLFC, yang ada di peringkat ke-16, atau yang menjadi batas terakhir garis degradasi.




Baca Juga :
- Mulai Pulih, Kim Kurniawan Pekan Depan Bergabung Lagi dengan Persib
- Ingin Pensiun di Usia 35 Kim Terus Kembangkan Bisnis Buat Masa Depan Keluarganya


“Kami bersyukur sudah dapat memenuhi target dari manajemen dengan mampu terhindar dari degradasi dan kembali bersaing di Liga 1 2020 mendatang. Ini berarti pada pertandingan berikutnya tentunya secara psikis anak-anak diharapkan dapat bermain lebih lepas dan enjoy,” kata Seto Nurdiyantoro, pelatih PSS, Rabu (4/12).

Laga lawan Maung Bandung, julukan Persib, ini sesuai jadwal akan digelar di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (7/12) malam. Menurut Seto, pada pengujung kompetisi musim ini, dengan dua laga kandang dan dua tandang, tetap harus diselesaikan dengan memburu hasil maksimal alias kemenangan.


Baca Juga :
- Robert Alberts Menyesali Perubahan Jadwal ketika Kompetisi Sudah di Depan Mata
- Febri dan Geoffrey Alami Cedera Saat Uji Coba dengan Bandung United


Terlebih, Seto mengaku memiliki target pribadi yakni membawa Rangga Muslim dan kawan-kawan mengakhiri kompetisi dalam kelompok 10 besar. Dengan persaingan yang terbilang masih ketat, posisi ketujuh klasemen sementara, sama sekali belum aman. Saling gusur posisi akan terus terjadi.

“Terlepas dari posisi di klasemen saat ini, Persib adalah salah satu tim besar di Indonesia yang punya sejarah panjang. Mereka punya pelatih yang berkualitas dan dihuni banyak pemain dengan kualitasnya ada di atas PSS,” ucap Seto, mengomentari kekuatan Persib yang akan dihadapi pada akhir pekan ini.

Adapun yang menarik dinanti adalah janji Seto. Pelatih dengan lisensi Pro AFC itu mengatakan, saat PSS sudah mencapai titik aman terhindar dari degradasi, dia akan berusaha memberikan kesempatan menit main lebih banyak kepada pemain muda dan pemain yang minim jam terbang.

Sejatinya, pelatih kelahiran Kalasan, Sleman, itu sudah sering memberikan kejutan dalam susunan pemain PSS. Untuk pemain muda misalnya, ada nama Samuel Chitistianson Simanjuntak, Ocvian Chanigio, hingga Arif Satya Yudha, yang terbilang cukup akrab tertulis dalam daftar susunan pemain PSS.

Dua nama terakhir, Ocvian dan Arif, adalah pemain yang didatangkan pada putaran kedua. Sebelumnya kedua pemain membela klub Liga 3 Jawa Tengah, Persitema Temanggung. Meski dari kasta ketiga, rekrutan Seto ini terbukti mampu memberikan penampilan menawan dalam setiap kesempatan tampil.

Bahkan, keduanya beberapa kali menjadi starter. “Empat pertandingan sisa, terutama saat tampil di kandang nanti, kami pasti ingin memberikan hasil yang juga bisa membuat suporter setia PSS senang sebagai balasan atas dukungan dan totalitas yang selalu diberikan mereka,” kata Seto.* Sri Nugroho

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.