news
LIGA 1
Hadapi PSIS Semarang, Persipura Menempa Psikologis Pemain demi Memutus Rapor Buruk
04 December 2019 14:15 WIB
berita
Striker Persipura Titus Bonai/Foto:TopSkor/Jessica Margaretha
SIDOARJO – Persipura Jayapura wajib bermain agresif saat menjamu PSIS Semarang  dalam  laga pekan ke-30 Liga 1 2019, Rabu (4/12) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, kandang alternatif Persipura. Maklum, skuat Mutiara Hitam sudah lama tidak merasakan kemenangan.

Maka itu, pelatih Persipura Jacksen F Tiago fokus menempa psikologis Titus Bonai dan kawan-kawan, menaikkan motivasi, kepercayaan diri, dan mental tanding agar tidak frustrasi usai lima laga beruntun tanpa kemenangan. "Saya bangun atmosfer tim agar lebih bahagia, membuat pemain menikmati pekerjaan dan tidak terbebani,” kata Jacksen, Selasa (3/12).




Baca Juga :
- Tiga Kiper Terbaik Musim Ini Belum Mampu Lampaui Rekor Clean Sheets Kurnia Meiga
- Persebaya, Persipura, dan Persija Berpeluang Jadi Wakil Indonesia di ACC 2020




“Saya memberikan latihan yang gampang agar tim enjoy dan melupakan hasil negatif belakangan ini," Jacksen menambahkan. Selebihnya, Persipura tidak ada masalah lagi dan siap meladeni permainan PSIS. Jacksen mengaku, sudah mengantongi kelemahan Mahesa Jenar dan menggodok taktik untuk mendobrak pertahanan PSIS.

"Saya ingin mengembalikan tim ke jalur kemenangan lagi, mudah-mudahan kami bisa mendapatkan hasil maksimal di tempat netral ini," kata Jacksen. Ia berharap para pemainnya  menjalankan tugas dengan baik dan menampilkan ciri khas Persipura yang  bermain pendek dan agresif. 


Baca Juga :
- Hadapi Borneo FC, Persipura Memburu Kado Natal untuk Warga Papua
- Sinar Pemain Asing Debutan Liga 1 yang Bakal Masuk Radar Klub Besar


"Melawan Persija kemarin kami mampu menguasai laga. Tapi agresivitas menyerang kami tidak keluar. Kami akan kembangkan itu saat melawan PSISi," ucap dia. Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, Persipura lebih unggul dengan tiga kali kemenangan, satu imbang, dan satu kali kalah dari PSIS.

Namun jika melihat statistik lima laga teranyar kedua tim, Persipura belum mengecap satu kemenangan pun, hanya sekali mendapatkan satu poin saat imbang di kandang 2-2 oleh Bali United.  Sebaliknya,  PSIS  dalam lima laga teranyarnya memenangkan tiga laga baik  tandang dan kandang, sisanya menelan dua kekalahan.

Sementara itu pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah (Banur) mengatakan, secara peringkat PSIS memang kalah jauh dari Persipura. Namun dirinya pantang gentar dengan lawan, apalagi menjadikan tim lawan momok bagi para pemainnya.

"Kami siap melawan Persipura. Posisi kami di klasemen memang kurang nyaman, tapi kami akan berusaha setiap laga untuk meraih poin. Kami sudah siapkan skema terbaik melawan Persipura," Banur menegaskan.

Menghadapi Persipura, Banur menginstruksikan anak asuhnya bermain seperti laga biasa, tetap bermain lepas dan bermain seperti main dalam laga  final. "Tidak perlu memikirkan kekuatan lawan, jangan melihat peringkat lawan, fokus saja memenangkan laga," ujar Banur.

Ia menegaskan, sepak bola bukan matematika, PSIS bahkan bisa membahayakan Persipura karena  beberapa  tim papan atas dapat dikalahkan tim papan bawah. Tapi Persipura juga bisa membahayakan timnya. "Menghadapi Persipura kami tanpa David Maulana yang terakumulasi kartu dan Claudir Marini akibat cedera betis," kata Banur.*Agustian Pratama

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news