news
LIGA INGGRIS
Iheanacho Bawa Leicester Terus Buntuti Liverpool
03 December 2019 14:35 WIB
berita
Striker Leicester, Kelechi Iheanacho (kanan) melepaskan tembakan dalam laga melawan Everton di King Power, Minggu (1/12) lalu./AFP
LEICESTER - Musim Leicester City FC di Liga Primer memasuki babak yang mungkin paling memikat. Gol Kelechi Iheanacho pada menit ke-94, yang dikonfirmasi oleh Video Assistant Referee (VAR), memastikan keunggulan 2-1 atas Everton FC di Stadion King Power, Minggu (1/12). The Foxes pun membukukan kemenangan keenam beruntun di papan atas.

Setelah gol pembuka winger asal Brasil, Richarlison pada menit ke-23, The Toffees, julukan Everton, mampu membuat tuan rumah Leicester frustrasi dalam waktu yang cukup lama. Hingga gol ke-13 Jamie Vardy musim ini, yang menempatkan nama striker The Foxes itu kokoh di puncak daftar top scorer dalam enam pertandingan beruntun, menjadikan skor imbang 1-1 pada menit ke-68.




Baca Juga :
- Keren! Diam-diam Leicester Bidik Bintang Muda Brasil Berusia 18 Tahun Ini
- Memata-matai Mantan Kekasihnya Lewat CCTV, John Stones Dilaporkan ke Polisi


Ketika laga sepertinya akan berakhir seri, pemain pengganti Leicester, Iheanacho, muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penentu sekaligus yang pertamanya musim ini. Torehan di masa injury time itu sontak memicu euforia di King Power. Leicester tetap menempel di belakang Liverpool FC dengan 32 poin, sebaliknya kekalahan ini menambah tekanan pelatih Everton, Marco Silva.

Menghadapi The Toffees, pelatih Leicester, Brendan Rodgers kembali memainkan komposisi starter yang sama untuk keenam kalinya berturut-turut. Hanya gelandang Demarai Gray yang absen karena sakit. Sementara, Silva melakukan tiga perubahan dari timnya yang kalah dari Norwich City FC: Michael Keane, Alex Iwobi, dan Dominic Calvert-Lewin.


Baca Juga :
- Rumah Lampard dan Pemilik Leicester Dibobol Maling, Barang Berharga Senilai Lebih dari 200 Miliar Dibawa Kabur
- Setelah Incar Nama Stadion Barcelona, Perusahaan Ganja MIke Tyson Ingin Jadi Sponsor Kostum Everton


Tetapi justru Everton yang mengukir beberapa peluang di babak pertama sebelum unggul melalui gol Richarlison dari umpan silang Djibril Sidibe. Ayoze Perez dan James Maddison adalah ancaman utama The Foxes, tapi gagal menghasilkan gol. Lalu ada kiper tim tamu, Jordan Pickford juga beberapa kali menepis tembakan pemain Leicester.

Keputusan memasukkan Iheanacho pada menit ke-62 terbukti merupakan langkah yang cerdik dari Rodgers. Pemain asal Nigeria itu memainkan peran penting dalam gol balasan Leicester tak lama setelah itu. Dari operan Iheanacho ke arah Vardy di tiang jauh pada menit ke-68, yang memungkinkannya  mencetak golnya yang ke-13.

King Power pun berguncang. Setelah itu Vardy dan kawan-kawan berbalik menyiksa lini belakang The Toffees di saat-saat terakhir. Lalu, empat menit setelah waktu normal, gol Iheanacho memastikan Leicester memenangkan pertandingan ketujuh terakhirnya di semua komptisi secara beruntun, walau harus menanti hasil konsultasi dari VAR.

Rodgers sangat bangga dengan permainan timnya, meski mengakui agresivitas Everton pada babak pertama membuat mereka kesulitan untuk menyerang. “Untungnya kami terus bersabar dan pada babak kedua kami memiliki ide yang mampu mengubah pola dari game. Kelechi sungguh menjadi titik balik yang besar bagi kami."

Setidaknya, nasib Silva masih aman. Pria asal Spanyol ini dipercaya bakal jadi korban terbaru dari serangkaian aksi pemecatan terhadap beberapa pelatih di Liga Primer dalam dua pekan terakhir setelah Mauricio Pochettino, Unai Emery, dan Quique Sanchez Flores. Namun tampaknya Silva tetap mendampingi Everton pada Derby Liverpool.

Silva terlihat berada di Finch Farm pada Senin pagi dan memimpin latihan para pemain The Toffees seperti biasanya. Belakangan, pihak klub juga memastikan dia juga akan melakukan tugas media pada Selasa waktu makan siang menjelang bentrokan melawan The Reds di Stadion Anfield pada Rabu (4/12) atau Kamis dini hari WIB.*NURUL IKA HIDAYATI

 

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E