news
LIGA INGGRIS
Bantu West Ham Tekuk Chelsea, Buat Debut Martin Spesial dan Emosional
03 December 2019 13:36 WIB
berita
Kiper ketiga West Ham, David Martin tampak emosional usai membantu timnya mengalahkan Chelsea, akhir pekan lalu./Istimewa
LONDON – Pelatih West Ham United FC, Manuel Pellegrini menegaskan spekulasi pemecatannya tidak menjadi gangguan setelah debut impian untuk kiper David Martin yang emosional. Pemain 33 tahun itu menginspirasi kemenangan mengejutkan The Hammers, 1-0, atas tuan rumah Chelsea FC di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (30/11).

Keputusan Pellegrini untuk memberikan Martin laga starternya di Liga Primer justru membuktikan pertaruhan yang sukses. Yang menarik, kemenangan monumental atas The Blues itu membuat penjaga gawang kelahiran London, Inggris tersebut menangis terharu ketika pertandingan berakhir.




Baca Juga :
- Arsenal PHK 55 Staf, Willian Ditawarkan Kontrak 3 Tahun dengan Gaji Rp 1,9 Miliar Seminggu
- Cuci Gudang! Frank Lampard Akan Singkirkan hingga 10 Pemain dari Skuat Chelsea Musim Panas Ini


Sementara tangis haru Martin menjadi sorotan yang menghangatkan hati fan, kemenangan pertama West Ham dalam delapan pertandingan Liga Primer menjadikan perjalanan ke Stamford Bridge semakin penting bagi Pellegrini, yang hanya diberi waktu dua pertandingan untuk menyelamatkan pekerjaannya pekan ini.

Pellegrini, mantan pelatih Manchester City FC asal Cile itu, yang timnya berusaha keras untuk keluar dari zona degradasi, mengatakan kuncinya adalah menjaga pemainnya tetap fokus. “Bagi saya hal yang paling sulit adalah meyakinkan para pemain agar tidak mengubah gaya meski kami dalam situasi sulit,” kata Pellegrini .


Baca Juga :
- Bocoran Transfer Willian ke Arsenal, Pemain Chelsea Itu Sudah Pakai Jersey The Gunners
- Tolak Tawaran Kontrak Baru Chelsea, Willian Malah Nyeberang ke Rivalitas London


Ia pun turut senang untuk Martin yang sukses clean sheet pada laga debutnya di kasta tertinggi. “Saya ingin pemain menikmati permainannya. Dan saya melihat itu dari David (Martin) dan seluruh pemain. Ketika Anda membuat perubahan dan berhasil menang, Anda adalah seorang jenius.”

Mengingat kiper pertama Lukasz Fabianski cedera dan cadangannya Roberto Gago tengah dalam performa yang mengecewakan, seakan berkah bagi Martin. Namanya tercatat sebagai kiper utama West Ham dalam laga lawatan ke Chelsea, pertama kalinya setelah kepindahannya dengan status bebas transfer dari saingan lokal Millwall FC.

Sesaat setelah pertandingan berakhir, Martin seakan tak percaya, tidak saja clean sheet, West Ham juga menang. Dia pun menangis dalam pelukan seluruh rekan-rekannya sebelum naik ke tribune untuk melihat ayahnya Alvin Martin, fan loyal West Ham yang menghabiskan lebih dari 20 tahun sebagai bek di klub asal London Timur itu.

"Ya, tentu saja saya tahu keluarganya terhubung dengan klub ini. Tidak mudah baginya untuk membuat awal pertamanya pada saat ini," kata Pellegrini. "Tetapi ketika saya berbicara dengannya di awal minggu itu saya bisa melihat David sangat siap. Dia tenang sebelum pertandingan dan dia menunjukkan ketenangan itu dalam 90 menit."

Menyeka air mata, Martin, lahir tidak jauh dari West Ham di Romford, mengatakan: “Ini masih tidak terasa nyata. Saya senang berhasil melewati laga starter dengan baik, bahwa saya tidak mengecewakan. Ayah saya tidak banyak bicara. Kami berdua sama-sama menangis. Saya tahu dia bangga dengan putranya ini.”*NURUL IKA HIDAYATI

 

I
Penulis
I Gede Ardy E