news
LIGA 1
Derbi Suramadu Seri Keenam, Madura United dan Persebaya Sama-sama Dikritik Suporter
02 December 2019 13:17 WIB
berita
Bek Persebaya Otavio Dutra/Foto:Media Persebaya
BANGKALAN – Dua klub yang tengah mendapat sorotan dari suporternya akan bertemu Senin (2/12) ini. Yaitu, tuan rumah Madura United melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bangkalan Madura.

Memasuki putaran kedua Liga 1 2019 akhir-akhir ini prestasi Madura United anjlok. Tim yang sempat menempel Bali United di puncak itu kini merosot ke peringkat keempat. Laskar Sape Kerrab seakan mengulang hasil musim 2018, ketika memasuki putaran kedua tim seperti kekurangan darah.




Baca Juga :
- RD Tak Tertarik Membangun Proyek Maduraticos Jilid II
- Slamet Nurcahyo, Supersub yang Tak Senang Disebut Supersub




Ironis, dengan materi bertabur bintang, Madura United justru mengalami empat kekalahan beruntun. Selain itu Alberto “Beto” Goncalves dan kawan-kawan juga hanya mencetak satu gol dalam empat pertandingan terakhir dan kebobolan sembilan kali.

Yang jelas Derbi Suramadu ini merupakan yang terakhir pada 2019. Dalam lima perjumpaan sebelumnya tahun ini Persebaya menang kali di Piala Presiden, serta dua kali imbang di Piala Indonesia dan Liga 1. Sementara satu kemenangan Madura United diraih di kandang dalam ajang Piala Indonesia.


Baca Juga :
- Pelatih Persebaya Aji Santoso Siapkan Tim hadapi Empat Kompetisi
- RD Rangkap Jabatan Pelatih dan Manajer di MU, Begini Penjelasan Haruna


Bagi pelatih Madura United Rasiman, Derbi Suramadu kali ini tergolong berat. Sebab, ini pertemuan keenam musim 2019. Hal itu membuat dirinya harus pintar memutar otak, agar dapat mengatasi perIawanan Persebaya. Lantaran dari lima pertandingan terakhir, komposisi kedua tim tidak jauh berbeda.

”Sulit menemukan pertandingan bisa bertemu sampai keenam kali dalam satu musim. Mentok paling banyak itu ketemu satu musim tiga kali, jadi ini benar-benar menyulitkan. Bukan hanya ke kami, mereka juga,” kata Rasiman.

Rekor head to head, menurut dia tidak akan jadi penentu. Kesiapan tim dan kerja keras di lapangan lebih menentukan. Menatap pertandingan ini Rasiman mengaku sudah membakar semangat timnya agar tidak kembali tampil loyo.

"Hanya satu kata go hard. Artinya kalau mereka mau mati-matian, siapa pun yang datang ke lapangan saya yakin pasti akan susah," ujar ayah kandung gelandang timnas U-23 Syahrian Abimanyu ini.

Sebaliknya Persebaya juga mendapat sorotan karena baru saja bermain imbang 1-1 saat menjamu tim juru kunci Semen Padang pada pertandingan terakhir. Bonekmania langsung beramai-ramai menyerbu akun Instagram resmi Persebaya.

Menurut mereka gol Semen Padang terjadi karena Otavio Dutra bisa dilewati dengan mudah oleh Vanderlei Francisco. Bahkan karena gol Vanderlei itu Dutra langsung dibuatkan petisi online untuk ditanda tangani. Bonek beramai-ramai membuat mosi tidak percaya kepada Dutra dan memintanya segera hengkang.

Mendapat kritikan tajam itu Dutra menanggapinya dengan santai. "Saya tidak tahu itu. Saya pemain profesional, hampir lima tahun di Persebaya, dari dulu sampai sekarang. Saya tidak ada masalah. Ada orang suka dan tidak suka, yang penting saya tetap profesional," ujarnya. Pikirannya saat ini tengah tercurahkan untuk laga melawan Madura United.*M Bahrul Marzuki

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news