news
ONE CHAMPIONSHIP
Harapan "The Terminator" Sunoto Jelang Tahun Baru
01 December 2019 11:33 WIB
berita
Tahun 2019 merupakan tahun bersejarah bagi "The Terminator" Sunoto, atlet mixed martial arts berpengalaman dari Indonesia. 
JAKARTA - Tahun 2019 merupakan tahun bersejarah bagi "The Terminator" Sunoto, atlet mixed martial arts berpengalaman dari Indonesia. 

Di sepanjang tahun ini, pria kelahiran Blora, Jawa Tengah ini telah mencicipi berbagai laga penting dalam kariernya, termasuk saat berlaga dalam ajang terbesar ONE Championship bertajuk ONE: CENTURY di Tokyo, Jepang, pada 13 Oktober lalu.




Baca Juga :
- Petarung Rudy Agustian Keranjingan Main PS 5
- Tiga Laga Panas di Thailand Tandai Kembalinya ONE Championship


Terdapat dua pergelaran yang tersaji dalam satu hari. Kedua ajang tersebut berlangsung dari pagi hingga malam hari dan untuk pertama kalinya ditayangkan langsung di Amerika Serikat.

Dalam ajang yang ditonton oleh 85 juta orang dari seluruh dunia tersebut, Sunoto berhadapan dengan atlet asal Korea Selatan "Pretty Boy" Kwon Won Il. Duel keduanya menjadi sajian pembuka perhelatan ke-100 ONE Championship tersebut.


Baca Juga :
- Mengenal Perbedaan Martial Arts Self Defense Versus Martial Arts Combat Sport
- Kota Solo Segera Miliki Sasana Terbesar di Indonesia untuk Martial Arts


"Sepanjang tahun ini, event di Jepang paling berkesan. Seru dan banyak suka dukanya," tutur atlet yang berlaga dalam empat ajang di sepanjang 2019 ini. 

Di tiga laga sebelumnya, Sunoto tampil di dua kota berbeda, yakni Jakarta dan dan Manila di Filipina. Sunoto tampil di Jakarta pada bulan Januari dan Mei, sementara laga di Manila terjadi pada bulan Agustus, saat "The Terminator" Menghadapi "Jungle Cat" Muhammad Aiman asal Malaysia.

Bukan tanpa alasan dirinya memilih Tokyo sebagai kota paling berkesan. Disana, ia menemukan banyak hal baru yang berbeda dibandingkan dengan apa yang dia lihat di kebanyakan kota di Indonesia. 

"Kondisi Tokyo jauh banget dibandingkan kota-kota di Indonesia. Cuacanya cerah dengan terik matahari, tapi udara tetap sejuk," ungkap Sunoto.

"Yang saya kagum, disana disiplin banget. Bahkan untuk menyeberang jalan kecil saja nunggu lampu hijau dulu, padahal tidak ada mobil lewat. Dan saya harus bawa sampah sendiri kemana-mana karena di sana jarang ada tempat sampah. Tapi semuanya bersih," tambahnya. 

Meski mengaku terkesan dengan atmosfer laga serta keindahan kota Tokyo, Sunoto mengungkapkan bahwa laga yang paling berkesan baginya adalah saat bertemu Paul "The Great King" Lumihi di Jakarta dalam ajang ONE: FOR HONOR.

"Saya menang di situ dan jelas itu paling berkesan," tutur ayah satu putri ini. 

Dalam laga kelas bantamweight tersebut, Sunoto tampil dominan hampir di semua area dan menang lewat keputusan mutlak para juri. Hal itu sekaligus menasbihkannya sebagai salah satu atlet paling bersinar dari tanah air.

Sunoto berharap bisa mengulangi kisah sukses tersebut pada tahun depan, saat ONE Championship kembali menggebrak lewat berbagai ajang di kota-kota baru di dunia.

"Semoga performa saya tahun depan lebih bagus, syukur-syukur mendapat kesempatan untuk title fight," tutur Sunoto. 

ONE Championship akan menutup tahun 2019 lewat sebuah pergelaran pamungkas di Kuala Lumpur, Malaysia, lewat ajang bertajuk ONE: MARK OF GREATNESS pada Jumat, 6 Desember.*

news
Penulis
Suryansyah