news
LIGA EUROPA
Pelatih Wolves Ini Bikin Kursi Emery Semakin Panas
28 November 2019 12:50 WIB
berita
Pelatih Wolves asal Portugal, Nuno Espirito Santo, dinilai berhasil mengangkat performa klubnya di Liga Primer.
LONDON - Dari sejumlah nama pelatih klub Liga Primer calon pengganti Unai Emery, manajemen Arsenal FC mulai mengerucutkannya. Di antara sekian nama, Nuno Espirito Santo disebut-sebut yang paling berpeluang menjadi pelatih The Gunners setelah Emery.

Pelatih asal Portugal itu dinilai telah melakukan pekerjaan bagus di Wolverhampton Wanderers FC sejak 2017. Bahkan, musim lalu finis di peringkat tujuh Liga Primer setelah promosi dari Championship 2017/18. Musim ini, Wolves memang sempat telat panas. Namun, sejak pertengahan September, mereka sudah membaik. Bahkan, tak terkalahkan di Liga Primer dalam delapan laga terakhir. Di Liga Europa pun, Wolves selangkah lagi untuk lolos ke 32 besar.




Baca Juga :
- Pecat Solskjaer Tidak Semahal Mourinho, Man-United Cuma Bayar Pesangon Rp 93 Miliar
- Momen Rui Patricio Berikan Jaketnya untuk Seorang Maskot




Itu mengapa, Arsenal sangat terkesan dengan kinerja Santo. Menurut Daily Mail, pelatih 45 tahun ini yang jadi target utama The Gunners jika memecat Emery. Wajar saja, musim ini Arsenal mengalami titik nadir bersema Emery. Puncaknya, dengan paceklik kemenangan dalam lima pertandingan beruntun di Liga Primer.

Termasuk, pekan lalu saat ditahan Southampton FC 2-2 di Emirates. Padahal, lawannya itu jadi lumbung gol dalam tiga laga sebelumnya di Liga Primer. Bahkan, Southampton dipermalukan Leicester City FC hingga sembilan gol tanpa balas. Namun, justru The Saints nyaris mengalahkan Arsenal dI Emirates.


Baca Juga :
- Mourinho Uring-uringan, Harry Kane Absen 8 Pekan
- David Luiz Sebut Arsenal Sekarang Bisa Lakukan Banyak Hal Besar


Tak heran jika masa depan Emery pun di ujung tanduk. Sekaligus, gagal membayar ekspekstasi publik. Maklum, banyak yang sangat berharap padanya usai ditunjuk sebagai pelatih Arsenal pada 23 Mei 2018. Emery menggantikan Arsene Wenger yang sudah melatih The Gunners sejak 1996 silam.  

Hanya, pada musim pertama, Emery gagal membawa tim asal kota London ini ke Liga Champions. Sebab, Arsenal hanya finis di peringkat lima yang berujung ke Liga Europa 2019/20. Musim ini, manajemen rela menggelontorkan 137 juta paun atau sekitar Rp 2,4 triliun untuk mendatangkan beberapa pemain ternama yang diinginkan Emery.

Termasuk, Nicolas Pepe yang jadi rekor pembelian termahal higga 72 juta paun dari LOSC Lille. Hanya, kehadiran mereka belum membantu banyak. Bahkan, Arsenal pun sulit bersaing dengan tim-tim elite lainnya. Jika kondisi ini berlanjut, jelas Emery di ujung tanduk.

Hingga kini, sudah ada dua pelatih yang terpaksa diberhentikan pada tengah kompetisi. Watford FC melakukannya pada 7 September lalu dengan memecat Javi Gracia dengan digantikan Quique Sanchez Flores. Pekan lalu, giliran Tottenham Hotspur FC yang melengserkan Mauricio Pochettino demi memberi tempat untuk Jose Mourinho.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news