news
LIGA INGGRIS
Pelatih Arsenal Tidak Peduli dengan Rumor soal Masa Depannya
25 November 2019 09:39 WIB
berita
Posisi pelatih Arsenal Unai Emery mungkin masih aman meskipun racikannya kini menyamai rekor buruk The Gunners di Liga Primer, gagal menang dalam lima pertandingan beruntun yang terakhir terjadi pada 2011.
LONDON - Unai Emery menegaskan tak terpengaruh dengan rumor pemecatan terkait performa jeblok Arsenal FC musim ini. Di Liga Primer, The Gunners tidak mampu merebut kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Teranyar, Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan harus puas bermain 2-2 saat menjamu Southampton FC di Emirates, Sabtu (23/11).

Bahkan, mereka nyaris mendapat malu di hadapan 60 ribu fan. Sebab, Arsenal dua kali tertinggal dari tim tamu. Beruntung, Alexandre Lacazette selalu sukses mencetak gol untuk menghindarkan The Gunners dari kekalahan. Namun, torehan satu poin ini tidak cukup. Sebab, menegaskan mereka belum lepas dari periode negatif.




Baca Juga :
- Malam Ini Guardiola dan Zidane Berduel, Siapa Lebih Baik?
- Preview Man City vs Real Madrid: The Citizens 146 Gol, Los Merengues 98 Gol, Siaran Langsung SCTV, Sabtu (8/8) Pukul 02.00 WIB


Terutama, mengingat lawannya dikenal sebagai lumbung gol yang sudah menelan tiga kekalahan beruntun. Termasuk, saat digasak Leicester City FC 0-0 pada 25 Oktober lalu. Ironisnya, justru Arsenal kesulitan membongkar pertahanan Southampton. Sekaligus, membuat Emery jadi sorotan terkait masa depannya.

“Klub selalu mendukung saya. Saya tahu, kami bisa melakukan yang lebih baik. Saya akan mencoba ke depannya,” kata Emery yang tanpa beban menyikapi pemecatan dirinya. Maklum, di media sosial, terutama Twitter, gencar penolakan dari fan. Bahkan, hingga membuat frasa #EmeryOut bertengger sebagai trending topic.  


Baca Juga :
- Miris! Duo Brasil Merapat, Arsenal dengan Berat Hati Harus PHK 55 Staf
- Pulang ke LaLiga, Unai Emery Berencana Bawa Villarreal Lolos ke Kompetisi Eropa


Pun demikian seusai laga. Fan meneriakkan “Boo” dan “Emery Out”. Pelatih asal Spanyol itu memahami frustrasi suporter. Namun, Emery menegaskan, sindiran fan justru jadi modal untuk membuat skuat Arsena bersatu. “Para pemain merasakan hal yang sama. Tugas saya untuk mencari tahu bagaimana meningkatkan performa,” Emery, menambahkan.

Untuk sementara, masa depan pria 48 tahun ini masih aman. Setidaknya, diprediksi hingga 9 Desember saat tandang ke markas West Ham United FC. Dalam periode itu, The Gunners sudah ditunggu tiga pertandingan yang di atas kertas bisa dimenangi. Dimulai dengan menjamu Eintracht Frankfurt pada 28 November ini, Norwich City FC 1 Desember, dan Brighton & Hove Albion FC 5 Desember.

Namun, andai dalam periode itu gagal meraih hasil maksimal, tentu masa depan Emery kembali buram. Apalagi, mengingat fan gencar mengaitkan kursi kepelatihan Arsenal untuk Mauricio Pochettino yang baru meninggalkan Tottenham Hotspur FC.

“Target kami menang atas Southampton. Hanya, kami gagal melakukannya. Kami kehilangan banyak peluang. Sekarang, kami akan melakukan evaluasi dan menemukan solusi untuk pertandingan selanjutnya,” kata Emery.

Sisi positif dari hasil imbang itu, Lacazette kembali menunjukkan ketajamannya. Total, dia sudah mengemas 31 gol untuk Arsenal di Liga Primer sejak didatangkan dari Olympique Lyonnais pada 2017 lalu. Yang menarik, 24 di antaranya tercipta diciptakan pada laga kandang. Musim ini, Lacazette sudah mencetak empat gol yang jadi pemain tersubur kedua arsenal setelah Aubameyang, delapan gol.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho