news
LIGA TOPSKOR
Sedini Mungkin Menanamkan Mentalitas Pejuang pada Pemain Muda
25 November 2019 11:55 WIB
berita
Pemain Bina Taruna saat jumpa Putra Selatan - TopSkor/Furqon Al Fauzi
BOGOREpic comeback atau kebangkitan yang epik, diperlihatkan Bina Taruna dalam laga pekan keenam Grup Skor Liga Hansaplast TopSkor U-13 2019/20, menghadapi Putra Selatan, Sabtu (23/11). Sempat tertinggal dua gol, tim yang bermarkas di Stadion Bea Cukai Rawamangun tersebut justru berbalik unggul 3-2.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Universitas Trisakti, Nagrak, Ciangsana, ini sejatinya berjalan sengit. Namun, dengan daya juang tinggi dan semangat pantang menyerah, Yoat Againlay dan kawan-kawan mendapatkan hasil maksimal. Mentalitas pantang menyerah seperti inilah yang harus terus ditumbuhkan.




Baca Juga :
- Ini Bukti Persik Punya Masalah dengan Konsistensi Strategi
- Drastis Gaji Pemain Liga Inggris Dipangkas hingga Wabah Covid-19 Tuntas


“Saya terkejut melihat mentalitas yang ditunjukkan anak-anak. Setelah tertinggal dua gol, saya pikir pertandingan sudah berakhir. Tapi pada babak kedua anak-anak memperlihatkan semangat pantang menyerah yang luar biasa. Saya apresiasi perjuangan mereka," kata Earland Arief, pelatih Bina Taruna.

Pada pertandingan lainnya, Maesa gagal meraih kemenangan saat jumpa Tunas Cileungsi, karena banyak membuang peluang. Kedua tim berbagi poin lewat skor kacamara. Maesa sejatinya tampil lebih agresif, sayangnya efektivitas tim asuhan Wawan Irwanto itu tidak cukup baik.


Baca Juga :
- Bek Atletico Ini Sudah Punya Cara Hentikan Trio Maut Liverpool, Lumayan Ngaruh
- Divonis Kena Corona, Rugani Beri Komentar Melegakan dan Sampaikan Imbauan Ini


Kurang percaya diri dan akurasi tendagan ke arah gawang, disebut oleh Wawan sebagai persoalan utama tim. “Tapi paling tidak ada kemajuan dari segi fisik dan determinasi," katanya. “Dalam sepekan ke depan, saya akan fokus pada masalah-masalah yang terjadi di dalam tim secara teknis,” ia menambahkan.

Sementara itu, Remaja Masa Depan (RMD) gagal melanjutkan tren positifnya. Jumpa tim papan bawah Siaga Pratama, RMD harus puas dengan skor imbang 1-1. Tampil menekan dari menit pertama, tim asal Tebet itu sebenarnya dominan dan membuka keunggulan pada menit ke-20 lewat aksi Jehan Pahlevi.

Karena kuat di lini tengah, RMD pun mampu menguasai bola lebih banyak ketimbang Siaga Pratama. Namun, bukan berarti Siaga Pratama tanpa peluang. Lewat skema serangan balik cepat, tim asuhan Kusnadi tersebut kerap membahayakan barisan pertahanan tim asal Tebet tersebut.

“Jangan lihat hasilnya. Yang penting lihat apa yang menjadi perkembangan dan kekurangan dari di dalam tim kami. Saya harap pemain tetap fokus pada tujuan, yakni meningkatkan skill dan teknik dalam bermain. Saya lihat pemain terus berkembang ke arah positif,” kata Sahari, pelatih RMD.* Furqon Al Fauzi 

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news