news
LIGA TOPSKOR
Tajimalela Akhirnya Menyudahi Periode Sulit Awal Musim
25 November 2019 11:50 WIB
berita
Pemain Asia FS saat jumpa ISA Trisakti - TopSkor/Furqon Al Fauzi
BOGOR – Tajimalela FA membuat kejutan dalam laga pekan kelima Grup Top Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 2019/20. Menghadapi tim papan atas ASTAM, tim asuhan Prasetiyo Triwibowo itu unggul 2-1, di Lapangan Universitas Trisakti, Nagrak, Ciangsana, Minggu (24/11) pagi.

Tampil penuh motivasi ditambah determinasi tinggi, serta didukuang taktik yang berbeda, membuat tim yang bermarkas di Bekasi itu membukukan poin perdananya musim ini. Berkat kemenangan ini, Tajimalela pun beranjak dari posisi juru kunci klasemen, menempati peringkat ke-10.




Baca Juga :
- Awas! Madrid Jangan Sampai Blunder Menunda Perpanjang Kontrak Sergio Ramos
- Inter Mau Ambil Semua Tiga Pemain Bebas Transfer PSG Ini, Jago dan Peluangnya Bagus


Tajimalela menyengat pada menit ketiga lewat aksi Herian Arrafi. Selepas gol itu, pemain Tajimalela semakin percaya diri. Pada menit ke-17, lewat skema serangan balik, Muhammad Raffa Mulya menggandakan keunggulan. Sedangkan ASTAM menciptakan gol hiburan lewat sontekan Rizky Fadhilah, menit ke-47.

"Poin penting dari kemenangan ini adalah anak-anak mau berjuang bersama-sama. Pemahaman cara bermain juga terlihat ada perkembangan. Kuncinya ketika pemain yakin pada diri sendiri, insyaallah hasilnya juga akan baik,” kata Prasetiyo. Ia pun berharap kemenangan ini melecut semangat berlatih segenap pemain.


Baca Juga :
- Simak! Empat Pertarungan Petinju Kelas Berat Inggis Ini Masih Bisa Disaksikan di 2020
- Belum Apa-apa, Umtiti Sudah Cedera Betis di Latihan Perdana, Tak Bisa Diharapkan Lagi


Pada laga lainnya, Ragunan Soccer School harus puas berbagi poin dengan Salfas Soccer. Padahal, sepanjang dua kali 25 menit, terutama pada babak kedua, Ragunan SS menciptakan banyak peluang. Mendominasi pertandinga, malah Salfas membobol gawang tim asal Jakart Timur tersebut.

Beruntung Ragunan bisa menyamakan kedudukan pada menit akhir babak kedua, lewat aksi Farid El Hadji. Menurut Munaji, saling pengertian menjadi kendala utama tim juara LTS U-12 2016 itu. “Kami memang kesulitan dalam hal persiapan. Kadang pemain lebih sering tidak berlatih bersama karena satu hal dan lainnya,” ucap Munaji.

Sementara itu, Asia Football School (AFS) memenangkan duel papan atas melawan juara bertahan ISA Trisakti. Dua penalti mewarnai laga yang berkesudahan dengan skor akhir 2-1 tersebut. Striker AFS Satria Putra, kembali jadi pahlawan bagi timnya dengan menyumbang dua gol.

“Target kami adalah memberikan kesempatan untuk semua pemain mengerti dulu cara bermain dengan satu tim. Bukan soal menang kalah. Perjalanan kompetisi muaim ini masih panjang. Saya berharap ke depannya anak-anak lebih matang lagi, lebih rajin lagi berlatih,” kata Anri Setiawan, pelatih AFS.* Furqon Al Fauzi

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.