news
LIGA 1
Bali United Bisa Juara saat Menjamu Persipura, Bahkan Bisa Lebih Cepat
25 November 2019 11:41 WIB
berita
Pertandingan PS Makassar melawan Bali United, Sabtu (23/11) - TopSkor/Media Bali united
MAKASSAR – Hasrat Bali United semakin dekat dengan 66 poin alias poin untuk juara Liga 1 2019, tak kesampaian. Serdadu Tridatu kembali gagal mengamankan tiga poin, setelah ditaklukkan PS Makassar (PSM) dalam laga pekan ke-28, di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Sabtu (23/11).

Gol tunggal tuan rumah dilesakkan Rasyid Bakri pada menit ke-12. Namun,  Bali United tetap bertengger di puncak klasemen dengan Gol 57 poin, atau terpaut 12 angka dari peringkat kedua. Naasnya, ini kali kelima beruntung tim asuhan Stefano “Teco” Cugurra itu gagal mendulang kemenangan.




Baca Juga :
- Dede Sulaiman Yakin Siklus Hidup Tak Ada yang Abadi
- Menunggu Hasil Rapid Test Corona, Perasaan Pemain Persipura Campur Aduk


Setelah ditahan Persela dalam laga kandang, 31 Oktober lalu, penampilan Fadil Sausu dan kawan-kawan terus menurun. Dalam empat laga tandang selama November, Bali United menelan dua kekalahan dan dua kali imbang. Hal ini terjadi karena komposisi Bali United tak pernah lengkap.

Namun, ada yang berpendapat, rentetan hasil ini tim yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Ginyar ini, sebagai bagian dari drama. Bukan berarti Bali United melepas lima pertandingan sebelumnya, melainkan mencari momentum juara yang tepat. Kapan momentum tepat tersebut?


Baca Juga :
- Susunan Pemain Persebaya vs Persipura
- Godaan Barca! Tawarkan Inter Uang Gede Plus Dua Pemain Bagus Ini demi Boyong Lautaro


Dalam kalkulasi kasar, momentum paling pas untuk memastikan gelar juara musim ini adalah pertandingan pekan ke-32, saat menjamu Tira Persikabo. Tetapi bisa pula momentum juara dipastikan pada pekan ke-31, ketika menjamu Persipura. Semua kemungkinan tersebut akan tercipta, bergantung dari hasil tim lainnya.

Terlepas dari itu, Teco menyebut pertandingan melawan Persib, Sabtu (28/11) nanti, akan jadi penentuan.  “Inilah situasi yang kami hadapi dalam kompetisi, di mana ada empat laga tandang beruntun. Berikutnya kami melawan Persib di kandang. Ada waktu persiapan tiga hari untuk kerja keras agar menang di kandang,” kata Teco.

Sayangnya, Bali United terancam krisis striker. Ini karena Melvin Platje mengalami cedera hamstring saat jumpa PSM. Ia bahkan diprediksi absen hingga akhir musim. Nyaris hanya tinggal Ilija Spasojevic. Sejatinya ada Aldino Herdianto yang baru gabung pada putaran kedua, namun belum mendapatkan menit tampil.

Sementara itu, pelatih PSM Darije Kalezic, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya bisa menumbangkan Bali. “Kami bertanding tanpa bisa menurunkan sekitar 10 pemain. Dengan kerja keras, kami mampu mempertahankan keunggulan, meski di babak kedua Bali United terus menyerang,” kata Kalezic.* Sri Nugroho 

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news