news
UMUM
Jelang Semifinal Liga 1 Putri, Empat Kontestan Menanti Format dari PSSI
25 November 2019 14:12 WIB
berita
Selebrasi Persib Putri dalam sebuah laga/Foto: Media Persib
MALANG – Manajemen Persipura Jayapura-Tolikara dan Arema FC belum mau bicara target melawan Persib Bandung dan Tira Persikabo Kartini pada semifinal Liga 1 Putri 2019, 1 dan 7 Desember. Apalagi, PSSI hingga saat ini belum juga memutusan format duel empat besar itu.

“Jika kami sudah dapat kepastian format semifinal, kami lebih bisa menghitung peluang. Baik home and away maupun satu venue netral tak masalah. Sementara kami lebih memilih menunggu hasil manager meeting, yang kabarnya digelar 28 November di Jakarta,” kata manajer Arema, Fuad Ardiansyah, kepada TopSkor, Minggu (24/11).




Baca Juga :
- Kritik Pedas Rio Ferdinand Atas Kekalahan Manchester United di Semifinal Liga Europa
- Setelah Mengalahkan Atletico, Nagelsmann menjadi Orang Paling Bahagia di Dunia


Seperti halnya Arema, kubu Persipura juga menunggu kabar dari PSSI. Manajer Persipura Usman Genongga Wanimbo, pun tidak mempersoalkan format kandang-tandang atau di satu kota netral. “Persipura siap bertanding di mana pun. Sambil menanti keputusan PSSI, sementara ini kami berlatih di Surabaya,” kata Genongga.

Kalaupun menggunakan format kandang-tandang, pihaknya juga harus menunggu jadwal pasti. “Apakah kami main pertama di kandang atau tandang lebih dulu? Jika main lebih dulu di Biak, besok (hari ini) kami langsung pulang ke Biak. Tapi jika main dulu di Bogor, tentu kami tetap di Surabaya sampai H-3 laga,” ujar Genongga.


Baca Juga :
- Enggak Salahkan Varane dan Harus Bangga, Ini Komentar Zidane Usai Dikalahkan Man City
- Penting bagi Milan, Mendatangkan Gelandang Muda Empoli Ini, Ada Alasannya


Sementara itu kubu Persib puas karena target ke semifinal dan menjuarai penyisihan grup tercapai. Putri Biru bakal menghadapi Arema pada semifinal 1 dan 7 Desember mendatang. Meski format belum ditentukan, pelatih Iwan Bastian menilai PSSI kemungkinan akan menerapkan format kandang-tandang.

"Maka itu kami memang membidik Arema untuk semifinal, bukan karena takut dengan Persipura. Tapi lebih nyaman tampil di Jawa dengan jarak tempuh yang tidak jauh. Makanya pada fase grup kami ngotot jadi juara agar ketemu Arema," kata Iwan.

Soal kekuatan lawan, Ibas, sapaannya, mengaku buta. Tapi ia mempediksi, tidak ada tim yang istimewa pada kompetisi Liga 1 Putri tahun ini. Kualitas teknik semua kontestan setara, yang membedakan hanya faktor mental tanding.

"Jadi kami tidak peduli siapa pun lawan kami. Arema oke, bahkan kalau ketemu Persipura juga tidak masalah karena masing-masing tim punya kelebihan dan kekurangan, tidak ada yang istimewa," ujar Ibas kepada TopSkor.

Ia berharap, panitia pelaksana bisa menjaga dan menjamin laga berlangsung aman. Apalagi Persib dan Arema punya sejarah permusuhan yang panjang. Bukan tidak mungkin merembet ke sepak bola putri. Seperti saat seri pertama di Sleman, penonton Persib dan Persija Jakarta begitu ramai di stadion.

"Buat pesepak bola putri keributan di lapangan pasti jadi masalah besar. Mereka kan baru pertama tampil di kompetisi. Jika keributan terjadi pasti terganggu mental tandingnya. Makanya kami berharap saat pertandingan tidak ada masalah, semua lancar," ucap Ibas.*Dani Wihara/Noval Luthfianto

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id