news
LIGA 2
Laga Persik vs Persiraja bagaikan Final Kepagian
20 November 2019 15:01 WIB
berita
Selebrasi Persik Kediri pada Delapan Besar Liga 2 2019 di Palembang/Foto: TopSkor/Agustian Pratama
GIANYARPersik Kediri akan bertemu Persiraja Banda Aceh pada semifinal Liga 2 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (22/11) mendatang. Pertarungan dua tim yang menjadi pemuncak di Grup Barat dan Grup Timur itu bisa dikatakan final kepagian untuk berebut satu tiket promosi ke Liga 1 2020 mendatang.

Persik adalah “raja” pada fase Grup Timur lalu. Meski berpredikat sebagai tim promosi dari Liga 3 2018, Macan Putih mampu membuktikan kualitanya. Mereka tampil sebagai pemuncak  Grup Timur dengan mengoleksi 33 poin dari 20 pertandingan yang dilakoni.




Baca Juga :
- LIB Tanggapi Permohonan Persiraja Terkait Main Seusai Salat Isya
- Ini Bujet Persiraja untuk Liga 1 2020




Secara perkasa mereka menyingkirkan tim-tim yang sebenarnya dinilai jauh lebih kuat dengan materi yang lebih gemerlap. Mulai dari Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, PSIM Yogyakarta, hingga Persis Solo adalah daftar tim yang sebenarnya lebih dijagokan untuk tampil sebagai penguasa Grup Timur.

Namun nyatanya, dengan skuat terbatas dan tanpa pemain berlabel bintang, tim asuhan Budiarjo Tholib ini mampu tampil apik dan membuat kejutan tersendiri. Motivasi tinggi dan kekeluargaan yang tercipta membuat Persik mampu lolos sebagai yang terbaik di Grup Timur.


Baca Juga :
- Permain dan Ofisial Persiraja Diarak dan Disambut Hangat Warga Aceh
- Persik Rancang Arak-arakan dan Ditantang Uji Coba Klub Malaysia


Persik lolos ke semifinal dan membuka peluang untuk mendapat tiket promosi ke kasta tertinggi dengan status sebagai runner-up delapan besar Grup Y yang dilangsungkan di Palembang. Hasilnya adalah sekali menang yakni atas Persita Tangerang dan dua kali imbang yakni lawan PSMS Medan dan Martapura FC.

“Dari laga babak delapan besar, yang menjadi catatan kami adalah masalah finishing touch dan masih kurang menggigitnya lini depan. Harus diakui tanpa Septian Bagaskara kami cukup kehilangan,” kata Budiarjo kepada TopSkor, Selasa (19/11). Sang striker sendiri saat ini memang tengah berkutat pada pemulihan cedera ankle-nya.

Pemain yang sudah mencetak sembilan gol tersebut sebelumnya juga sempat lama meninggalkan klubnya untuk bergabung dengan timnas U-23 asuhan Indra Sjafri. Diakuinya, sang lawan pada semifinal mendatang yakni Persiraja adalah tim yang bagus dan punya materi lebih baik daripada Persik.

”Meski tanpa bintang, mereka adalah tim yang solid dan kompak dengan bukti mampu lolos ke semifinal,” kata Budiarjo lagi. Sementara Persiraja tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang sudah di depan mata untuk promosi. Laskar Rencong sudah tiba di Bali yang menjadi venue semifinal-final sejak Minggu (17/11) lalu.

Adaptasi cuaca dan keadaan di Pulau Dewata jadi tujuan tim asuhan Hendri Susilo ini. Persiraja hadir di delapan besar lalu dengan predikat sebagai juara Grup Barat. Secara perkasa, tim dengan warna kebesaran oranye ini memuncaki klasemen dengan 42 poin. Mengungguli tim-tim besar lainnya macam PSMS, Persita, hingga Sriwijaya FC.

Dan di delapan besar, Persiraja kembali mampu menjadi yang terbaik di Grup X dengan mengoleksi poin lima hasil sekali menang dan dua imbang. “Persik adalah tim yang semula tidak diperhitungkan. Namun kini mereka melaju hingga semifinal. Artinya mereka adalah tim dengan kualitas bagus dan kami wajib ekstra hati-hati,” kata Hendri.  

Mantan asisten pelatih Sriwijaya FC ini mengaku anak asuhnya wajib fokus penuh untuk menjalani laga menentukan nanti. “Jika ditempatkan sebagai tim yang tidak diunggulkan, ini akan menjadi sebuah lecutan untuk Persiraja membuktikan kualitas sesungguhnya yang dimiliki pada pertarungan sesungguhnya,” ucap dia lagi.*Sri Nugroho

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news