news
LIGA 1
Kontrak Habis Desember 2019, Dua Pemain Asing Persib Menunggu Nasib
19 November 2019 14:20 WIB
berita
Gelandang asing Persib Omid Nazari/Foto: TopSkor/Ady Sesotya
BANDUNG – Kompetisi Liga 1 2019 sudah memasuki etape terakhir. Mayoritas tim tinggal menyisakan tujuh laga, kemudian menyusun langkah baru. Memilih pemain yang pantas dipertahankan dan mengundang amunisi anyar untuk membuat dapur pacu lebih kompetitif.

Persib Bandung yang baru melejit, juga sudah pasang kuda-kuda. Maklum, kontrak dua pemain asing anyarnya Omid Nazari dan Kevin van Kippersluis akan kadaluarsa Desember 2019. Keduanya memang dikontrak setengah musim. Beda dengan Nick Kuipers yang dikontrak 1,5 tahun.




Baca Juga :
- Tim Akselerasi Perwakilan 36 PS Eks-Anggota Persib Mulai Berbagi Tugas
- Hidupnya Habis untuk Sepak Bola, Soenaryono Tua Mencoba Tidak Menyerah dengan Keadaan


"Saya inginnya tetap di Persib lebih lama lagi. Tapi itu tergantung pelatih. Kami akan bicarakan ini, mungkin bulan ini atau bulan depan. Setelah itu baru kelanjutannya seperti apa. Kalau saya berharap, musim depan masih bersama Persib," kata Kippersluis, Senin (18/11).

"Alasannya, saya merasakan putaran kedua yang luar biasa di sini. Tim bagus, klub bagus,  saya senang. Kenapa saya harus pergi ke klub lain kalau merasa sangat nyaman berada di sini?" ujar pemain berpaspor Belanda itu.


Baca Juga :
- Tanggal 9 Agustus Diperingati sebagai Hari Berkabung Warga Viking Persib Club
- Persib Selalu Berikan Kesempatan kepada Pemain Junior


Nasib pemain lokal pun serupa. Para pemain senior umumnya dikontrak satu tahun. Pada akhir musim, nasib mereka bakal mengambang. Berbeda dengan para pemain muda yang prospektif. Mereka rata-rata diikat kontrak minimal dua tahun.

"Saya belum tahu akan mengganti mereka atau tidak. Saya harus lebih dahulu bertanya kepada pemain, apakah mereka mau bertahan?" ujar pelatih Robert Rene Alberts. Jika pemain menjawab tidak senang berada di Bandung, menurut Robert, mereka bisa pergi ke klub lain.

Sebagai penanggung jawab tim, Robert hanya butuh pemain yang cinta klub. Mau kerja keras dan terus meningkatkan kinerja timnya sepanjang kompetisi digelar. "Bertanya kepada pemain soal perasaannya berada di Persib dan tinggal di Bandung, itu sangat penting,"  pelatih berpaspor Belanda itu menambahkan.

Robert memang masih menutup rapat dapur timnya. Apalagi kompetisi kasta pertama Indonesia masih bergeliat. Tensinya pun semakin panas. Fokus pada kompetisi lebih penting, meski diskusi soal pemain musim depan tidak bisa diabaikan karena tidak mudah berburu pemain di bursa transfer sepak bola Indonesia.

"Kalau obrolan soal pemain dengan Robert sudah ada. Tapi sebatas evaluasi. Mereka memberikan masukan. Misalnya si A tetap, si B beda. Intinya kami tetap mengikuti kata pelatih. Urusan teknik,semua keputusan di tangan pelatih dan asistennya," ujar Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono.*Dani Wihara

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id