news
LIGA SPANYOL
Pertahanan Atletico Masih Tangguh
19 November 2019 13:30 WIB
berita
Kesolidan lini pertahanan Atletico musim ini tak lepas dari menonjolnya gelandang bertahan, Thomas Partey (foto).-Topskor/ist
MADRID – Awal 2019/20 yang sudah dilakoni bukan start yang bagi Atletico Madrid. Mereka hanya delapan kali menang dari 17 laga di lintas kompetisi, dirundung masalah cedera, dan ada persoalan perihal produktivitas. Akan tetapi tim asuhan Diego Simeone ini tak kehilangan citranya, sebab pertahanan yang ditunjukkan mereka masih tangguh.

Secara keseluruhan, selain delapan kemenangan ada tujuh imbang dan dua hasil seri. Atletico menciptakan 21 gol dan kemasukan 12 gol (selisih gol positif sembilan). Jika dilihat dari tujuh musim sebelumnya atau sejak dilatih Simeone, edisi kali ini hanya lebih baik dari 2017/18 jika dibandingkan pada 17 duel awal; kala itu enam menang.




Baca Juga :
- Messi Main Bagus Barcelona Tetap Kalah, Begini Penyebabnya
- Disingkirkan Atletico Madrid, Petinggi Barcelona Tepis Valverde di Ambang Pemecatan




Di 2019/20 ini ada empat pertandingan saat tim berjuluk Los Rojiblancos ini tak bisa mencetak gol. Sebaliknya soal clean sheet (tak kemasukan), sembilan kali diraihnya. Untuk bukti dari pertahanan mereka yang masih tangguh, adalah fakta bahwa klub ibu kota ini menjadi tim dengan rasio kemasukan paling sedikit kedua di liga top Eropa kini.

Jika dibandingkan klub-klub Inggris, Jerman, Italia, Prancis, dan Spanyol lainnya, Atletico hanya kalah dari Stade de Reims. Tim asal Prancis itu hanya kebobolan enam gol dari 13 laga atau 0,46 gol per pertandingan. Sedang tim asuhan Simeone 0,61 dari delapan kemasukan di 13 jornada. Rasio serupa Athletic Bilbao dan Paris Saint Germain.


Baca Juga :
- Mantan Striker Atletico Madrid Ini Ingin Membela Timnas Malaysia
- Atletico dan Striker PSG Sudah Menyetujui Kesepakatan


Di Italia, rasio terbaik dimiliki oleh sang penguasa Seri A, Juventus FC, dengan kebobolan sembilan gol di 12 duel; 0,75 gol per laga. Rapor itu serupa Real Madrid yang memang baru melakoni 12 pertandingan (El Clasico pada jornada 10 ditunda). Sedang di Inggris, Liverpool FC jadi yang terbaik dengan 0,83; 10 gol kemasukan dari 12 laga.

Partey-Tripper

Terlepas dari pencapaian secara menyeluruh, ketimbang pemain di sektor lain, pilar dari segi pertahanan Los Rojiblancos lah yang menonjol musim ini. Tepatnya pada sosok Thomas Partey selaku gelandang bertahan, dan Kieran Trippier pada posisi bek sayap. Keduanya tergabung dalam pemain yang performanya meningkat di 2019/20 ini.

Menurut Bleacher Report (B/R), kedua pemain itu menunjukkan kinerja luar biasa musim ini dengan jauh meninggalkan apa yang ditampilkan di musim yang lalu. Mereka berada di peringkat tiga dan empat terbaik, hanya kalah dari Amine Harit di Schalke 04 dan Chris Smalling di AS Roma yang sebelumnya Manchester United.

Performa Partey memang melejit sejauh ini usai kehadirannya di skuat hampir tak pernah terasa besar sebelumnya. “Pemain asal Ghana ini adalah pekerja utama tim. Ia sudah berada di Atletico sejak 2012, menunggu momennya yang sekarang telah tiba,” papar B/R. Tak hanya solid membantu serangan ia pun telah punya dua gol-satu assist.

Sementara untuk Trippier, adaptasinya luar biasa setelah baru didatangkan dari Tottenham Hotspur di musim panas. Ia bisa seimbang menyerang dan bertahan seraya Juanfran Torres. “Awal perjalanannya menjadi bukti. Levelnya telah meningkat drastis dan telah menjadi ancaman serius berkat pelatih dan lingkungan baru,” tulis B/R.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

ANGKA

1

Dua gol milik Partey dan dua assist Trippier musim ini sama-sama terbagi rata pada masing-masing kompetisi; satu di La Liga dan satu Liga Champions.

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news