news
LIGA ITALIA
Ini Tanda Perdamaian Ronaldo dengan Juve
19 November 2019 15:56 WIB
berita
Striker Cristiano Ronaldo terlihat kesal di sebuah laga.-Topskor.id/istimewa-
TURIN – Situasi aneh dialami Cristiano Ronaldo dalam delapan hari terakhir. Antara amarah, komentar dan gol. Prestasi mengilap dengan tim nasional Portugal membuat kekesalannya mereda dan bisa berpikir dengan jernih. Dia siap melalukan rekonsiliasi dengan Juventus FC.

Sebagai tanda perdamaian, menurut orang terdekatnya, striker itu mengundang tim makan malam ketika dia tiba di Turin. Ronaldo telah mengirimkan pesan kepada beberapa rekannya, Wakil Presiden Juve, Pavel Nedved dan Direktur Olahraga, Fabio Paratici, untuk menjelaskan masalah  yang ditimbulkannya. Rabu (20/11), striker 34 tahun itu akan bertemu lagi dengan pelatih Maurizio Sarri dalam persiapan menuju laga lawan Atalanta BC. Kemungkinan makan malam dilakukan antara Rabu dan Kamis.




Baca Juga :
- Tampil Nyaris Gundul Saat Menjalani Isolasi Mandiri, Cristiano Ronaldo Bikin Heboh Warganet
- Cristiano Ronaldo Butuh Bantuan Banyak Orang untuk Bersinar, Lionel Messi Mampu Lakukan Segalanya Seorang Diri


Minggu kemarin, Ronaldo menyarangkan gol ke-99 dengan timnas di Luksemburg. Kendati gagal menggenapkan jadi 100, dia menutup pekan aneh dengan manis. Dengan besar hati, attaccante tersebut mengakui kesalahannya, marah terhadap pelatih ketika dikeluarkan di menit ke-55 dalam laga lawan AC Milan.

“Dalam tiga minggu terakhir, pergerakan saya sangat terbatas. Tidak ada polemik dari pihak saya, kalian yang menciptakannya. Sudah jelas bahwa saya tidak suka digantikan tapi saya memang tidak berada dalam kondisi terbaik. Saya berusaha sekuat tenaga membantu Juventus, tetap main dalam kondisi cedera,” ujarnya.


Baca Juga :
- Menteri Olahraga Italia Sebut Cristiano Ronaldo Arogan dan Tidak Punya Rasa Hormat
- Dituding Langgar Protokol Kesehatan, Ronaldo: Itu Bohong


Setelah hatrik ke gawang Lituania, kemarin Cristiano mencetak gol kedudukan 2-0 melawan Luksemburg: sentuhan bola paling mudah dalam 706 golnya. Dia menjelaskan soal kesehatannya, “Saya mengerti alasan pergantian saya, karena saya tidak berada dalam kondisi prima. Sekarang saya juga masih belum seratus persen, rasa sakit yang membuat saya tidak dapat memberikan yang maksimal tapi saya terbiasa berkorban dengan rasa bangga bagi klub dan tim nasional. Saya sudah tahu kami akan memainkan pertandingan penting dan saya harus tampil di dalamnya. FC Internazionale memberi kami tekanan dan sekarang hanya memiliki perbedaan satu poin, kami tidak boleh salah langkah.”

Dortmund Ngotot

Borussia Dortmund ngotot mendapatkan Mario Mandzukic dan siap merusak tawaran rivalnya, Manchester United. Klub Bundesliga itu menginginkan seorang penyerang raksasa dengan jam terbang tinggi, yang terpenting harmonis dengan Paco Alcacer dan Mario Gotze.

Mandzukic memenuhi persyaratan dasar itu. Penyerang berpostur 190 cm tersebut sebenarnya keberatan angkat kaki dari Continassa. Dia bahkan menolak pinangan MU musim panas lalu sambil berharap bisa merapatkan relasinya dengan La Vecchia Signora. Harapan itu tak terwujud, Super Mario kini berubah pikiran dan akan menerima tim yang bisa menggaransi menit bermain lebih banyak.

Sementara itu, gelandang Emre Can mengutarakan kekecewaannya kepada Kicker. “Saya hanya main sekali sebagai starter, tentu saya tidak senang. Tapi saya akan berusaha kuat dan melanjutkan perbaikan diri,” katanya.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita