news
UMUM
Soal Posisi Ratu Tisha pada Kepengurusan Baru Era Iwan Bule, Ini Kata Wakil Ketua Umum PSSI
15 November 2019 13:50 WIB
berita
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Alias Iwan Bule/Foto: TopSkor/Jessica Margaretha
JAKARTA – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sudah memimpin federasi selama 12 hari setelah resmi menjalankan tugas 4 November lalu. Namun, hingga kini Iriawan bersama dua wakilnya, Cucu Somantri dan Iwan Budianto, belum juga mengumumkan struktur “kabinet” kepengurusan PSSI.

Ketika dihubungi TopSkor, Kamis (14/11), Cucu mengatakan mereka segera mengumumkan susunan kepengurusan PSSI untuk periode empat tahun ke depan. Tidak sedikit orang mengira posisi Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI masih akan diduduki Ratu Tisha Destria.




Baca Juga :
- Larangan Pertandingan Tanpa Penonton dan Denda Rp 2,8 Miliar, PSSI Minta Penjelasan FIFA
- Garuda Select Raih Kemenangan Perdana di Italia, Torino U17 Jadi Korban




Kenyataannya, Tisha memang sudah terlihat mendampingi Ketua Umum PSSI yang karib disapa Iwan Bule itu sejak hari pertama menjalankan tugasnya. Di antaranya saat berjumpa Menpora Zainudin Amali, dan mengunjungi markas AFC di Malaysia akhir pekan lalu.

Meski begitu, Cucu belum bisa membeberkan siapa saja yang bakal menjadi pengurus, termasuk apakah posisi Sekjen kembali dihuni Tisha. "Sudah mulai disusun, jadi beliau ketua umum (Mochamad Iriawan) juga sedang sibuk kesana kemari, jadi tinggal diumumkan saja," kata Cucu.


Baca Juga :
- Adik Ipar Iwan Bule Bakal Jadi Wakil Sekjen PSSI
- Shin Taeyong Ingin Pemain Timnas Miliki Jiwa Pejuang


"Jadi kami sekarang sedang memberikan tugas kepada anggota Exco terlebih dahulu, siapa menjabat sebagai apa. Kan kami didasarkan masukan-masukan dari teman-teman juga. Dari dalam, dari masyarakat, dan kami juga harus berhati-hati karena harapan masyarakat kepada kami sangat tinggi, jadi harus sesuai," Cucu menambahkan.

Mengenai rumor pergantian posisi Direktur Teknik PSSI, Cucu enggan menanggapinya. Yang jelas untuk saat ini posisi tersebut masih dijabat Danurwindo. Di tangan pelatih legendaris itu banyak memunculkan ajang-ajang baru, layaknya kompetisi usia muda Elite Pro Academy U-16, U-18, dan U-20.

Bahkan, Danur, sapaannya,  juga mematenkan Filosofi Sepak Bola Indonesia atau yang kerap disebut sebagai Filanesia. Saat ini Filanesia sudah menjadi pakem strategi yang diterapkan oleh banyak pelatih sepak bola Tanah Air. Semua itu jadi pertimbangan Iwan bersama Cucu.

"Jadi kembali lagi, segera kami sampaikan juga ya terkait jabatan direktur teknik. Kami sekarang akan bentuk job desk dari Exco, nanti oleh Exco baru dibentuk masing-masing di bawahnya. Jadi ada masukan, dan ketua yang memutuskan,” Cucu menegaskan.

Menurutnya, pihaknya tidak akan sembarangan menunjuk seseorang sebagai pengurus. “Kami ingin yang profesional dan bisa bekerja betul-betul untuk kemajuan sepak bola Indonesia, sesuai yang diharapkan masyarakat, itu saja ya," ujar Cucu.

Satu hal yang juga belum pasti adalah soal operator Liga 1 2020, apakah tetap dijalankan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau tidak. Direktur PT LIB, Dirk Soplanit mengatakan hingga saat ini belum ada obrolan dari Iwan Bule terkait hal tersebut, ataupun dibahas dalam rapat anggota Exco PSSI.

"Saya juga tidak terlalu memikirkan itu. Keputusan ada di tangan Ketua Umum PSSI. Saat ini yang saya pikirkan serius adalah menyelesaikan kompetisi yang sedang berjalan  dengan baik. Soal kedepannya, harapan saya LIB harus meningkatkan kinerja. Kompetisi 2019 ini banyak kendalanya, walau begitu tahap demi tahap bisa teratasi," ujar Dirk.* Sumargo Pangestu

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news