news
LIGA INGGRIS
Kandang Anyar Spurs Belum Beri Energi Positif
11 November 2019 13:25 WIB
berita
Stadion Tottenham Hotspur yang megah ini ternyata belum mampu membawa keberuntungan bagi sang pemilik, Spurs.
LONDON - Stadion Tottenham Hotspur ternyata belum mampu memberikan energi positif bagi sang pemilik. Dipakai sebagai kandang resmi per 3 April lalu, statistik pertandingan kandang Tottenham Hotspur FC kurang meyakinkan. Setidaknya untuk 14 pertandingan hingga menjamu Sheffield United FC yang berujung 1-1, Sabtu (9/11) lalu.

Pencapaian skuat asuhan Mauricio Pochettino di Tottenham Hotspur tidak lebih baik ketimbang ketika masih menumpang di Wembley atau kandang lama mereka, White Hart Lane. Di stadion baru berkapasitas 60.062 kursi ini, Spurs baru meraih delapan kemenangan di semua ajang. Sisanya, dua kali imbang dan empat kekalahan.




Baca Juga :
- Operasi Penyerang Wolves Sukses Usai Berbenturan dengan David Luis
- "Badannya Seperti Bangunan dari Batu Bata, tapi Gampang Jatuh!" Bek Arsenal Tuduh Adama Traore Diving


Tottenham Hotspur dibangun pada 2016 hingga 2019. Harry Kane dan kawan-kawan kali perdana menggunakan itu secara resmi saat menjamu Crystal Palace FC pada 3 April lalu.

Pada duel pekan ke-32 Liga Primer 2018/19 mereka menangi dengan skor 2-0. Son Heung Min mencetak gol perdana di stadion baru itu diikuti Christian Eriksen. Heung Min pun jadi pemain tersubur di stadion anyar ini berkat tujuh gol. Teranyar, ke gawang Sheffield meski gagal memberi kemenangan.


Baca Juga :
- Baru Main 100 Menit di Liga Primer, Cavani Sudah Mencetak Lebih Banyak Gol daripada Aubameyang
- Mikel Arteta Tidak Takut Dipecat Arsenal


Kurang impresifnya laju Spurs di stadion baru ini mengingatkan publik pada Arsenal FC. The Gunners menggunakan Emirates sejak 2006 menggantikan Highbury. Dalam 14 laga awal, memang jumlah kemenangan Arsenal sama dengan Tottenham. Namun, ketika itu, tim yang masih dikapteni Thierry Henry ini tidak tersentuh kekalahan. Pasalnya, enam laga lainnya berakhir imbang.

Justru, noda kekalahan baru terjadi pada laga ke-23 ketika takluk dari West Ham United FC, skor 0-1. Yang menarik, West Ham juga yang memberi kekalahan perdana bagi Tottenham. Itu terjadi pada 27 April lalu, dengan skor sama. Sisi positifnya dibanding Arsenal dalam jumlah laga yang sama, terkait pemain tersubur.

Heung Min terbukti lebih produktif dibanding Henry yang hanya mampu mengemas lima gol. Patut ditunggu, konsistensi penyerang sayap asal Korea Selatan tersebut di hadapan fan Spurs. Terutama, pada bulan ini dengan menyisakan dua laga kandang. Pertama, di Liga Champions saat menjamu Olympiacos FC pada 26 November ini yang berlanjut menjamu AFC Bournemouth, 30 November.

Terlebih, Liga Champions jadi anomali bagi Spurs saat tampil kandang. Pasalnya, rekor kekalahan terbesar mereka, terjadi di Tottenham Hotspur dari FC Bayern Muenchen, skor 2-7, pada 1 Oktober lalu. Di sisi lain, Tottenham juga mengukir rekor kemenangan kandang terbesar saat melumat Red Star Belgrade, skor 5-0, pada 21 Oktober lalu.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho