news
LIGA TOPSKOR
Tim Papan Atas Grup Skor Liga TopSkor Mendapat Ujian pada Pekan Keempat
11 November 2019 11:03 WIB
berita
Duel Matador Mekarsari (kiri) versus GMSA, Sabtu (9/10) - TopSkor/Ady Sesotya
BOGOR – Peta persaingan Grup Skor Liga Hansaplast TopSkor U-13 2019/20, belum tergambar dengan jelas. Hingga pekan keempat, belum ada tim yang terlalu dominan. Hal ini tergambar ketika tim yang sebelumnya meraih poin sempurna, tersungkur pada pekan keempat, Sabtu (9/11) lalu.

Maesa yang dalam dua laga sebelumnya digdaya atas lawan-lawannya, harus mengakui ledakan pasukan Matador Mekarsari. Tim asal Cijantung itu menyerah dengan skor 0-1. Tampil penuh semangat dengan daya juang tinggi, Fristian Raka akhirnya menjadi penentu kemenangan Matador pada menit ke-15.




Baca Juga :
- Bola Jumat Keramat: Episode Kompetisi di Luar Nalar
- Tiga Pemain Asing Persik Segera Datang ke Kediri untuk Memulai Latihan


Pelatih Matador Suharto mengatakan, kunci keberhasilan timnya adalah penerapan strategi yang tepat. “Saya katakan ke pemain untuk pressing ketat lawan, terus bergerak, dan pastinya semangat. Saya melihat pemain-pemain Maesa unggul secara individu, makanya saya minta pemain untuk jangan beri ruang,” kata Suharto.

Kejutan lainnya terjadi saat TMP- Rorotan takluk dari GMSA dengan skor 0-4. Kedua tim sejatinya menyuguhkan permainan yang menarik ditonton. Jual beli serangan terhampar sepanjang pertandingan. Namun, efektivitas GMSA dalam laga ini jauh lebih baik dari TMP-Rorotan.


Baca Juga :
- Sengsara di Real Madrid, Gareth Bale Ingin Kembali ke Liga Premier
- Satia Bagdja Tutup Usia, PSSI dan Indonesia Merasa Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik Bangsa


“Saya selalu ingatkan kepada semua pemain untuk bermain simpel, tidak terburu-buru buat mencetak gol, jalankan proses yang mereka lalui dalam latihan dalam sebuah pertandingan. Hal ini membuat pemain tampil tanpa bebas saat menghadapi TMP-Rorotan,” kata pelatih GMSA Slamet Dogay.

Dengan hasil tersebut, GMSA menyeruak ke posisi kedua, menggeser TMP-Rorotan dengan poin tujuh. Adapun puncak klasemen Grup Skor masih dikuasai Asiop FA. Hegemoni tim berjuluk Mutiara dari Senayan itu terus berlanjut seusai mengalahkan Tunas Cileungsi dengan skor 3-0.

Tim asuhan Aulia Siregar ini bahkan menjadi tim dengan produktivitas gol terbaik, yakni 10 gol tanpa kebobolan. “Dalam masa persiapan setiap pekan, menyerang, bertahan, dan transisi selalu menjadi menu wajib dalam latihan. Jadi tidak hanya satu seperti menyerang saja yang jadi fokus,” kata Aulia.

Sementara itu, Siaga Pratama tampil beda. Jumpa Citeureup Raya, tim asal Cibinong itu merengkuh tiga poin perdananya musim ini, lewat skor 3-0. Ini tak lain karena segenap pemain Siaga sudah bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan, atmosfer pertandingan, dan sudah mulai tumbuh chemistry antarpemain.

“Pada pertandingan ketiga (pekan keempat) ini, saya melihat anak-anak sudah kembali menemukan kepercayaan dirinya. Artinya adaptasi sudah semakin baik. Tinggal kami tingkatkan lagi hal-hal positif ini pada pertandingan-pertandingan berikutnya," kata asisten pelatih Siaga, Asep Ramadan.* Furqon Al Fauzi 

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.