news
LIGA EUROPA
Melawan Celtic, Lazio Andalkan Dua Raja
07 November 2019 15:50 WIB
berita
Luis Alberto (kiri) dan Ciro Immobile jadi elemen penentu di lini serang Lazio.-Topskor.id/istimewa-
ROMA – Kans SS Lazio untuk lolos ke babak berikutnya di Liga Europa kritis. Tim tersebut baru mengumpulkan tiga poin dari tiga laga. Sementara dua penghuni teratas klasemen grup E, Celtic dan CFR Cluj, meraup nilai dua kali lipatnya.

Skuat besutan Simone Inzaghi tidak boleh menyia-nyiakan momentum positif kali ini. Lazio sedang on fire ditandai dengan rangkaian tiga kemenangan beruntun di Seri A. Kamis (7/11) atau Jumat dini hari WIB, mereka akan berhadapan dengan pemuncak klasemen, Celtic, di Olimpico.




Baca Juga :
- Presiden UEFA Katakan Format Satu Leg Tak Bisa Diteruskan Musim Depan
- Peraih Sepatu Emas Eropa yang Menyingkirkan Ronaldo dan Messi Ini Dilirik Calon Pemilik Newcastle


Inzaghi boleh optimistis kali ini. Sebab Ciro Immobile dan Luis Alberto siap mengawal sektor serangan. Keduanya adalah raja di Seri A. Immobile adalah bomber tersubur dengan koleksi 13 gol, sementara koleganya yang berasal dari Spanyol merupakan assist man. Dia berdiri di podium tertinggi Italia dengan tujuh assist, di Eropa, hanya kalah dari Kevin De Bruyne (9).

Immobile kini menjadi kandidat peraih Sepatu Emas Eropa. Dia ada di podium ketiga setelah Erik Sorga (Flora Tallin) dan Robert Lewandowski (Bayern Muenchen).


Baca Juga :
- Kalahkan Wolves, Sevilla Tantang MU di Semi Final Liga Europa
- Kontes Otot antara Adama Traore dan Diego Carlos dalam Duel Wolves vs Sevilla


Pemilik kostum nomor 17 itu punya ambisi pribadi setelah masuk klub 100 Lazio. Immobile  mengejar rekor pemain terproduktif sepanjang masa I Biancocelesti, yang kini dipegang Silvio Piola dengan 159 gol. Memang kelihatannya sulit tapi tidak mustahil kalau pesepak bola 29 tahun dapat mempertahankan iramanya. Saat ini rata-ratanya 0,680 gol, dibanding 0,654 milik sang legenda.

Inzaghi sepertinya tidak bisa menurunkan Joaquin Correa yang mengalami cedera otot betis. Adam Marusic dan Stefan Radu juga absen. Di sisi lain, pelatih gembira karena menemukan lagi sosok Manuel Lazzarri, seperti ekspektasinya. Pemain sayap itu menyuplai cross berharga kepada timnya dalam laga lawan AC Milan.

Sementara itu, Celtic memiliki misi mengukir sejarah dalam kunjungannya ke Roma. Mereka ingin menaklukkan wakil Negeri Piza di Italia untuk pertama kalinya. Kemenangan di Olimpico akan otomatis meloloskan skuat tersebut ke putaran berikutnya, asalkan Cluj juga menenggelamkan Stade Rennais.

“Kami berada di posisi paling bagus dan pasti ada pertama kali untuk semua hal. Tekanan ada di pihak Lazio sebab kalau kalah, mereka akan ketinggalan tujuh poin di belakang kami. Baru-baru ini, Lazio meningkatkan performa di Seri A. Kami membutuhkan permainan bagus lagi (seperti saat bertemu I Biancocelesti). Saya tidak bilang kami akan menang tapi yang pasti akan melakukan segalanya agar tidak kalah,” kata pelatih The Bhoys, Neil Lennon.* Dari berbagai sumber

 

Lazio (3-5-2): 1 Strakosha; 3 Luiz Felipe, 93 Vavro, 33 Acerbi; 29 Lazzari, 21 Milinkovic, 16 Parolo, 7 Berisha, 19 Lulic; 10 Luis Alberto, 17 Immobile

Pelatih : Simone Inzaghi

Cadangan : 23 Guerreri, 4 Patric, 32 Cataldi, 22 Jony, 15 Bastos,

 

Celtic (4-3-3): 67 Forster; 30 Frimpong, 2 Jullien, 35 Ajer, 33 Elhamed; 17 Christie, 8 Brown, 42 McGregor; 49 Forrest, 22 Edouard, 27 Elyounoussi;

Pelatih : Neil Lennon

Cadangan : 11 Sinclair, 13 Bauer, 1 Gordon, 10 Bayo, 15 Hayes, 6 Bitton, 18 Rogic

X
Penulis
Xaveria Yunita