news
LIGA TOPSKOR
Ulasan Pekan Ketiga Grup Skor Liga Hansaplast TopSkor U-13, Menang karena Belajar dari Kesalahan
04 November 2019 10:07 WIB
berita
BOGOR - Pekan ketiga Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 2019/20 di lapangan Trisakti, Ciangsana, Minggu (3/11), menjadi pekan kebangkitan beberapa tim. Salah satunya Remaja Masa Depan (RMD). Tim asal Tebet itu kali ini sukses mengalahkan Bina Taruna (BT) 3-0 dengan menerapkan strategi full attack.

Padahal di laga pekan sebelumnya, BT mampu menang besar atas Citeureup Raya, 4-0. Namun pada laga kemarin, tim yang bermarkas di Stadion Bea Cukai, Rawamangun tersebut dibuat tak berdaya.




Baca Juga :
- Format untuk Kompetisi Liga 3 2020 Zona Jawa Tengah Sudah Disiapkan
- Cukup Pinjam Seragam, Dian Agus Prasetyo Mengobati Keinginannya menjadi Polisi


Gigih, saling percaya antarpemain, dan kelebihan skill individu menjadi senjata RMD. “Saya hanya menginstruksikan pemain jangan terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri. Kalau bisa lawan yang dibuat bermain tidak nyaman,” kata Sahari, pelatih RMD. “Syukur pemain langsung terlecut setelah kekalahan pekan lalu.”

Laga lainnya, GMSA membuktikan diri punya mentalitas yang cukup tangguh. Sempat tertinggal lebih dulu dari Putra Selatan, tim asuhan Slamet Dogay itu berhasil membalikkan ketertinggalan menjadi kemenangan 3-1.


Baca Juga :
- Pasrah! Geoffrey Castillion Tak Ingin Mundur dari Persib Bandung
- Luis Edmundo Sempat Kesulitan di Indonesia Sebelum Menjadi Legenda Persita


Dikatakan Dogay, kombinasi permainan tim asuhannya sudah jauh lebih variatif. “Saya selalu tekankan ke pemain, setiap pertandingan adalah pengalaman yang berharga. Terlepas hasil menang atau kalah, karena inti pembinaan adalah bukan di satu pertandingan,” kata Dogay.

Sementara dua kekalahan beruntun diharapkan menjadi cambuk bagi Citeureup Raya. Sang pelatih Abdul Azis percaya pasukannya akan memetik pelajaran dan melakukan yang lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Citeureup kembali menelan kekalahan, kali ini dari TMP-Rorotan, skor 1-3.

“Tim kami memang belum lama terbentuk dan mereka masih butuh waktu untuk terbiasa bermain di lapangan yang lebih besar,” kata Azis. “Terlihat stamina pemain kencang di awal tapi mulai menurun di babak kedua.”

Sementara itu, tiga tim yakni TMP-Rorotan, Maesa, dan ASIOP FA masih melaju mulus dalam dua pertandingan. Maesa kembali meraih poin tiga usai mengalahkan Villa 2000, skor 2-0. Sedangkan ASIOP masih terlalu tangguh bagi lawannya Matador Mekarsari. Tim asuhan Aulia Siregar itu menang besar dengan skor 4-0.*FURQON AL FAUZI

 

R
Penulis
Rizki Haerullah