news
LIGA 1
Persipura Menembus Tiga Besar Setelah Menanti 117 Hari
04 November 2019 13:02 WIB
berita
Penyerang Persipura Titus Bonai (kanan) saat membobol gawang Madura United yang dikawal Muhammar Ridho/Foto: Media Persipura
BANGKALAN – Jacksen Fereirra Tiago merasa lega. Setelah 117 hari sejak menangani Persipura Jayapura menggantikan posisi Luciano Leandro, 9 Juli 2019 lalu, kini timnya menembus posisi ketiga klesemen meraup poin 43. Itu terjadi usai timnya memukul tuan rumah Madura United 2-0 Minggu (3/11) malam di Stadion Gelora Bangkalan, Madura. 

Fantastis, di bawah kendalinya, timnya meroket tajam 14 setrip dari urutan ke-17 alias zona degradasi, Ketika itu dengan modal poin empat dan selisih gol minus 7-13, kini bisa meraih poin 43 atau tambahan 39 poin dengan selisih gol surplus 38-24.




Baca Juga :
- Persipura Akhirnya Putuskan Ikut Kompetisi, Pilih Home Base di Malang
- Persipura dan PSSI Adu Argumen soal Kandang Klub Liga 1 2020 di Yogyakarta


Sebaliknya bagi Madura United, kekalahan tersebut posisi mereka tetap tidak beranjak pada urutan kedua dengan poin 44, tetapi rawan digusur Persipura dan Borneo FC. Gol pembuka Persipura  lahir menit ketiga lewat sontekan kaki kakan Muhammad Tahir tepat di garis depan area  penalti lawan.

Meski dipagari tiga pemain lawan, Tahir yang menerima back pass dari Yohannes Tjoe, percaya diri melepaskan tendangan deras menyusur tanah dan merobek gawang  Muhammad Ridho Djazulie. Gol kedua tercipta begitu indahnya, setelah liukan  Titus Bonai menit ke-74 melewati adangan empat pemain Laskar Sepe Kerrab.


Baca Juga :
- INFOGRAFIS : Empat Young Guns Mutiara Hitam Siap Tempur
- Pendeta Mesackh Koibur Tidak Menyangka Klub yang Didirikannya, Persipura, Bisa Berprestasi Seperti Sekarang


Lagi-lagi penjaga gawang tuan rumah, M. Ridho harus memungut bola dari dalam gawangnya. Alih-alih ingin mengejar ketertinggalan dua gol dari lawan dalam 15 menit terakhir, tuan rumah justru harus kehilangan satu pemainnya.

Adalah bek Marckho Sandy Meraudje yang harus keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua yang berimbas kartu merah pada injury time. "Tentu saya kecewa kalah di kandang sendiri,  sebab kami memiliki banyak peluang penting untuk mencetak gol ke gawang lawan dan mendominasi permainan,” kata pelatih Madura United Rasiman usai laga.

Menurutnya, seharusnya Andik Vermansah dan kawan-kawan bisa unggul atau minimal  bermain imbang. “Tapi tim kamilah yang justru kebobolan dua gol dan kalah. Pemain kami seperti kehilangan kemampuan menyelesaikan peluang begitu banyak pada laga ini dan hilang fokus menjaga daerah sendiri,” ujar Rasiman, mengeluh.

Dijelaskannya kedua gol Mutiara Hitam tidak seharusnya terjadi jika pemainnya tampil lebih disiplin. “Kedua gol lawan tersebut terjadi karena kesalahan yang kami buat sendiri,  menjadikan kami tertinggal sampai 0-2 dan situasi menjadi lebih sulit untuk mengejar," Rasiman menegaskan.

Kekalahan ini juga membuat persaingan merebut juara dengan Bali United kembali merenggang. Kedua tim masih berselisih 11 poin, yakni 55 dan 44, namun Bali United unggul dua pertandingan atas Madura United.*Noval Luthfianto 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id