news
UMUM
Fakhri Husaini Tak Mau Pusing Pikirkan Lawan
31 October 2019 15:24 WIB
berita
BOGOR - Dua laga uji coba menghadapi Cina U-19 , pada 17 Oktober 2019 di Surabaya dan 20 Oktober 2019 di Bali, adalah salah satu upaya pelatih timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini untuk merepresentasikan kekuatan tim dari negara Asia Timur. Sebabnya dalam fase penyisihan nanti skuat Garuda akan berjumpa dua tim dari Asia Timur.

Timnas Indonesia U-19 tergabung dalam Grup K, Pra-Piala Asia (PPA) U-19 2020 bersama Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste. Hingga satu pekan menjelang laga pembuka melawan Timor Leste, 6 November mendatang  dan menghadapi Hong Kong 8 November, Fakhri belum mengetahui seluruh kekuatan lawan.




Baca Juga :
- Mbah Cocomeo: PSSI Tak Tahu Cara "Gunakan Kail dan Pancing" dari Presiden Jokowi terkait Inpres
- Kekurangan Timnas U-19 Indonesia Saat hadapi Makedonia Utara, Kata sang Kapten


Pelatih kelahiran Lhokseumawe, Aceh tersebut juga belum memetakan calon lawannya itu melalui sebuah video. Fakhri menilai jika dirinya sudah memiliki video cara bermain Korea Utara, Hongkong, dan Timor Leste maka dia tidak akan pusing memikirkan lawannya itu, dan ia mengaku akan bermain dengan cara timnya sendiri.

“Hong kong kami tidak punya, Korea Utara apalagi. Timor Leste kami masih mengacu pada laga terakhir kita di Piala AFF U-18 2019. Mudah-mudahan mereka tidak banyak berubah, Tapi kalaupun berubah, buat saya jauh lebih penting persiapkan diri sebaik mungkin daripada sibuk ngurusin tim lawan,” ucap Fakhri.


Baca Juga :
- Komentar Shin Tae-yong Usai Timnas U-19 Ditahan Makedonia Utara
- Hasil 9 Uji Coba Timnas U-19 di Kroasia


Dalam masa persiapan terakhir pascabertarung melawan Cina U-19, skuat Garuda Muda belum menggelar uji tanding. Sejatinya staf pelatih timnas U-19 sudah memiliki rencana tersebut pada Minggu (27/10) yang digelar di Stadion Pakasari, Bogor, Tapi itu tidak terlaksana, lataran tim yang akan dihadapi, Persita Tangerang tengah melakukan persiapan jelang tampil di delapan besar Liga 2 2019.

“Nanti saya akan lihat lagi. Apakah kami masih butuh atau tidak nanti saya akan lihat. karena saya mempertimbangkan segala risiko yang ada,” ujar legenda timnas Indonesia ini. Bertanding tanpa mengetahui kekuatan lawan sejatinya tak bermasalah, yang terpenting adalah kesiapan dalam tim ini.

Fakhri saat ini tengah fokus mematangkan antisipasi bola mati yang masih menghantui timnya saat ini. Pemain terus digenjot dalam meningkatkan kemampuan duel udara.

Menurutnya hal itu harus terus dilatih agar skuatnya tidak lagi kebobolan melalui situasi tersebut. “Kami akan terus melakukan perbaikan. Terutama menyangkut aspek taktik. kemudian kami juga akan memperbaiki antisipasi bola mati lawan, karena itu masih jadi titik lemah kami,” ujar Fakhri.*SUMARGO PANGESTU

R
Penulis
Rizki Haerullah