news
LIGA SPANYOL
Granada Rookie Terbaik di Eropa
31 October 2019 10:05 WIB
berita
Penyerang terkenal Granada, Roberto Soldado akan jadi acuan tim untuk meraih hasil positif di Getafe, Kamis (31/10).
GETAFEJornada 11 La Liga 2019/20 akan ditutup dengan pertandingan dari tim kejutan Granada CF yang akan bertandang menghadapi Getafe CF, Kamis (31/10) atau Jumat dini hari WIB. Duel di Stadion Coliseum Alfonso Perez nanti menjadi tantangan bagi mereka untuk bisa mempertahankan lonjakannya, berada di papan atas klasemen.

Granada memang telah menjadi fenomena musim ini, dan itu bukan hanya di Spanyol. Faktanya mereka merupakan rookie terbaik di Eropa. Tidak ada tim promosi yang mampu melesat seperti mereka di lima liga top Eropa saat ini. Nazaries –julukan Granada– sempat menduduki takhta klasemen La Liga hasil raihan 20 poin di 10 pekan.




Baca Juga :
- Ikuti Jejak Madrid, Barcelona Juga Telan Kekalahan
- Gol dari Lukaku dan Eriksen Bawa Inter Melaju ke Fase Perempat Final Europa League


Dua tim yang baru naik kelas ke La Liga lainnya; CA Osasuna dan RCD Mallorca mengisi peringkat delapan (14 poin) dan 15 (10). Di Liga Primer Inggris yang terkenal ketat dan tim manapun bisa mencuat, hanya Sheffield United rookie yang raihannya cukup baik (posisi delapan), sedang Norwich City-Aston Villa di papan bawah (19-15).

Untuk Serie A Italia, SPAL, Hellas Verona, dan US Lecce masing-masing berada di peringkat 19, 11 dan 16. Sementara di Bundesliga Jerman lebih parah sebab tiga tim pendatang terancam “hanya lewat”. FC Koeln, Union Berlin, dan SC Paderborn 07 saling berjuang menghindari degradasi mengisi posisi 16, 15, dan 18 (kompetisi 18 peserta).


Baca Juga :
- Jelang Liga Europa, Antonio Conte Mengeluh dan Bilang Begini
- Tumbangkan Getafe, Real Madrid Perlebar Jarak dengan Barcelona


Rookie yang setidaknya bisa mencuat dengan raihan poin tinggi ada di Prancis, mesti tak lebih baik dari Granada. Stade Breast 29 bercokol di peringkat enam dengan 17 poin (tapi dari 11 laga). Sedang satu tim promosi lainnya, FC Metz, tenggelam di zona merah; posisi 19 (hanya ada dua tim naik kelas sebab FCO Dijon selamat di play off).

Sementara jika bisa menang di duel nanti, Nazariez akan kembali mengisi posisi satu, menggeser FC Barcelona yang bermain lebih sedikit (El Clasico di jornada 10 ditunda). Kendati begitu tantangannya tidak mudah. Selain harus berlaga di kandang lawannya, tim asal Andalusia ini diadang Getafe yang memiliki efektivitas luar biasa.

Los Azulones punya kekuatan istimewa musim ini yakni sangat efektif. Mereka hanya perlu melepaskan dua tembakan ke gawang untuk bisa menghasilkan sebuah gol. Rasio keberhasilannya mengkonversi peluang mencapai 54,01 persen. Tidak ada tim di La Liga yang mampu menandingi itu; Barca ada di peringkat dua lewat 47,40 persen.

Untuk pemainnya, Angel Rodriguez akan menjadi teror utama sebab menjadi pemain yang paling subur. Tujuh gol sudah dicetaknya dari 12 laga di lintas kompetisi, hanya dari 598 menit main; Rasionya mencetak gol tiap 85 menit. Khusus di La Liga, ada Jaime Mata top scorer-nya yakni empat gol (dua assist) dari 805 menit main pada 10 laga.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

4: Sejauh ini hasil duel Getafe menjamu Granada cukup berimbang. Dari total 10 laga, tuan rumah dan tim tamu sama-sama menang empat kali dan dua lainnya berakhir seri.

D
Penulis
Dini Wulandari