news
FORMULA 1
Max Verstappen Harus Mulai Belajar dari Kesalahan, Jika Ingin Jadi Juara Dunia
30 October 2019 20:45 WIB
berita
Mobil Max Verstappen mengalami puncture pada ban belakang kanannya / Foto: istimewa
MEXICO CITY – Bos Formula 1, Ross Brawn, memberikan saran kepada pembalap muda Aston Martin Red Bull Racing,  Max Verstappen. Jika ingin menjadi juara dunia, Verstappen harus bisa belajar dari kesalahannya.

Max Verstappen kembali terlibat dalam insiden. Kali ini, di balapan GP Meksiko, dirinya sempat tabrakan dengan pembalap Mercedes, Lewis Hamilton.




Baca Juga :
- Daniel Ricciardo Tidak Menutup Kemungkinan Kembali ke Red Bull Racing
- Max Verstappen Sempat Panik Bukan Main Terkait Mewabahnya Virus Corona


Setelah dengan Hamilton, dirinya juga sempat beradu kontak dengan mobil rekan setim Hamilton, Valtteri Bottas. Hal tersebut kemudian mengakibatkan Verstappen mengalami puncture pada ban belakang kanannya.

Melihat gaya melaju Verstappen yang agresif, Ross Brawn mengatakan bahwa pembalap asal Belanda itu harus mulai belajar dari kesalahannya. Itu jika sang pembalap ingin menjadi juara dunia.


Baca Juga :
- Tujuh Tim Formula 1 Asal Britania Raya Bersatu Perangi Corona
- Pembatalan Balapan GP Australia Bikin Red Bull Frustrasi


“Max telah membuat beberapa kesalahan yang sangat fatal. Rentetan kesalahan itu bermula pada hari Sabtu, saat dia mengabaikan yellow flag saat Valtteri Bottas mengalami crash di kualifikasi ketiga,” ucap Brawn.

“Dan setelah itu, Max dengan gamblangnya mengaku bahwa dia tidak menurunkan kecepatannya saat  yellow flag. Kemudian, pada saat hari balapan, dia sempat terlibat inisiden dengan Hamilton di tikungan kedua, tepat setelah start.”

“Kemudian, untuk memperburuk masalah, dia juga mengalami puncture, setelah melakukan overtake yang sangat ambisius terhadap Bottas. Hal terpenting dalam balapan adalah belajar dari kesalahan, dan jika dia ingin juara dunia, dia harus melakukan itu,” tuturnya.

Brawn menambahkan, Verstappen bisa mencontoh Lewis Hamilton, yang merupakan pembalap oportunis. Di mana, pembalap asal Britania Raya itu memenangkan balapan yang memang perlu dimenangkan, dan kalah di saat balapan tidak menguntungkan.

“Dia harus mulai memenangkan balapan yang memang harus dimenangkan, kalah di saat balapan tidak menguntungkan, seperti apa yang dilakukan Lewis. Itulah cara menjadi seorang juara dunia,” Brawn mengakhiri. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah