news
LIGA ITALIA
Momentum Bentancur
30 October 2019 16:10 WIB
berita
Rodrigo Bentancur akan jadi jenderal lapangan Juventus.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Turin menjadi kota yang mengerikan bagi Genoa CFC selama 28 tahun terakhir. Rabu (30/10) atau Kamis dini hari WIB, mereka akan berhadapan dengan mimpi buruknya, Juventus FC, di Allianz Stadium. Kemenangan terakhir Il Grifone saat bertamu di markas tim tersebut didapat pada 20 Januari 1991, dengan gol tunggal Tomas Skuhravy.

Dengan situasi Genoa sekarang, sepertinya kutukan itu masih sulit dipatahkan. Sebab Juve, yang baru ditahan 1-1 oleh Lecce dan dilanda badai cedera, tetap masih superior dibanding tamunya yang kini dalam masa transisi setelah kedatangan pelatih baru, Thiago Motta.




Baca Juga :
- Maurizio Sarri Sebal Ballon d'Or Messi Lebih Banyak daripada Ronaldo
- Dybala Marah Ditarik Keluar, Begini Reaksi Sarri




Perlahan-lahan kondisi I Bianconeri membaik. Douglas Costa sudah bergabung dalam latihan, Gonzalo Higuain hanya butuh jahitan dan kondisi otot Miralem Pjanic tidak mengkhawatirkan. Gelandang asal Bosnia-Herzegovina tersebut hanya direkomendasikan untuk beristirahat sepekan. Tentu saja dia tidak bisa membantu Juve menghadapi Genoa.

Untuk mengantisipasi absennya Pjanic, yang telah bekerja keras di 12 laga Juve musim ini, pelatih kemungkinan akan memanggil Rodrigo Bentancur. Centrocampista 22 tahun tersebut mesti membuktikan bahwa dia punya kapasitas untuk ada di pusat permainan Juve. “Bentancur memiliki semua karakteristik yang dibutuhkan untuk bermain sebagai playmaker, pemain yang tahu beradaptasi,” kata Sarri.


Baca Juga :
- Dalam Siklus Mini, Ronaldo Jadi Bomber Terbaik Eropa
- Demiral Jadi Tumbal Roma vs Juventus


Pelatih memberikan tugas yang berat kepada pesepak bola asal Uruguay tersebut karena terkesan dengan komitmennya. Dia pun punya personalitas dan selalu siap ketika harus berada di lapangan.

Sebagai contohnya, dalam pertandingan penting melawan FC Internazionale di San Siro, di mana Bentancur masuk ke lapangan di babak kedua. Dia langsung memberikan dampak penting ke dalam permainan tim: mengambil posisi Sami Khedira, mulai di barisan lapangan tengah kemudian pindah ke posisi trequartista ketika Paulo Dybala digantikan Emre Can. Dari posisi itu, eks pemain Boca Juniors menghasilkan umpan untuk gol kedudukan 2-1 untuk Higuain.

Permainan bagus dan juga taktik yang fleksibel, senjata penting untuk menemukan tempatnya di barisan lapangan tengah Juve. Bentancur sudah pernah menjadi wakil Pjanic di musim ini tapi kurang brilian, dalam laga lawan Hellas Verona, akhir September. Namun, kesalahan di satu pertandingan tak membuat kepercayaan Sarri goyah.

Bentancur akan dibantu Khedira dan Adrien Rabiot. Mereka harus membantu pasangan Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo. Striker asal Portugal itu selalu mampu mengubah absennya menjadi satu langkah baru. Antara Juve dan Real Madrid, CR7 mampu mencetak total 55 gol dalam 35 dari 59 laga setelah dia absen.

Alex Sandro mengutarakan pandangannya tentang pertandingan lawan Genoa, “Saya kenal Thiago Motta, dia adalah pria yang pintar. Ketika bermain dia selalu menginginkan bola, mungkin sebagai pelatih, dia ingin timnya bermain lebih banyak. Laga nanti akan keras dan fundamental.”

Pelatih Genoa, Motta, menegaskan pentingnya bermain secara grup. Senjata itu bisa membuat penyerang sehebat Ronaldo terperangkap.

“Juve memiliki skuat hebat yang memenangi delapan pertandingan beruntun. Ini adalah tim dengan kualitas jempolan. Saya tidak perlu mengkhawatirkan mereka atau klub manapun, melainkan harus mengkhawatirkan anak buah saya. Kalau kami dalam kondisi baik, maka kami dapat menjalani pertandingan dengan baik,” ujarnya.*** Dari berbagai sumber

Juventus (4-3-1-2): 77 Buffon; 16 Cuadrado, 24 Rugani, 4 De Ligt, 13 Danilo; 6 Khedira, 30 Bentancur, 25 Rabiot; 33 Bernardeschi; 10 Dybala, 7 Ronaldo;

Pelatih : Maurizio Sarri

Cadangan : 1 Szczesny, 12 Alex Sandro, 19 Bonucci, 2 De Sciglio, 14 Matuidi, 23

 

Genoa (4-3-3): 97 Radu; 18 Ghiglione, 17 Romero, 2 Zapata, 3 Barecca; 20 Schone, 21 Radovanovic, 8 Lerager; 19 Pandev, 99 Pinamonti, 11 Kouame;

Pelatih : Thiago Motta

Cadangan : 93 El Yamiq, 15 Jagiello, 91 Saponara, 29 Cassata, 9 Sanabria, 13 Jandrei, 14 Biraschi

 

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news