news
LIGA 1
Dua Kali Laga Kandang di Bali Bisa Berpengaruh terhadap Kondisi Fisik Pemain Persib
26 October 2019 16:22 WIB
berita
Pelatih Persib Robert Rene Alberts/Foto: Ady Sesotya
BANDUNG – Persib Bandung kembali harus hijrah ke Bali saat menjamu Persija Jakarta,  Senin (28/10) dalam lanjutan Liga 1 2019. Bagi Maung Bandung, ini kali kedua mereka menggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali, sebagai kandang sementara musim ini usai mengalahkan Persebaya Surabaya 4-1 dua pekan lalu.

Suka tidak suka keputusan kali kedua itu harus diterima dengan lapang dada oleh seluruh jajaran tim. Tidak terkecuali sang pelatih, Robert Rene Alberts. Ia menegaskan, tim asuhannya sudah siap melakoni laga usiran tersebut.




Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Wander Luiz Dominasi Statistik Terbaik Pemain Persib dalam Tiga Laga Liga 1 2020
- Persib Hadapi Dua Lawan Sekaligus di Fase Uji Coba Pekan Ini


"Situasi memang tidak diubah, kami tidak bisa bermain di Bandung karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian. Tetapi, kami sudah mempersiapkan segalanya  untuk  pertandingan melawan Persija. Kami harus tetap semangat, " ujar Robert, Jumat (25/10).

Pelatih asal Belanda itu tidak menampik kondisi seperti itu akan berpengaruh terhadap stamina dan performa Supardi Nasir dan kawan-kawan. Tapi, nasi sudah menjadi bubur.  Keputusan tidak bisa diubah karena sudah jadi kesepakatan bersama antara PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi dan kepolisian.


Baca Juga :
- Trophies, Soweto Blues, dan Djadja, Lagu Wajib Marc Klok jelang Bertarung di Lapangan
- Persib Batal Beruji Coba lawan Tim PON Jabar


"Semua pasti  tahu berapa kali tim harus menempuh perjalanan dan itu sangat melelahkan.  Tetapi, sebelum menjalani pertandingan, saya harus pastikan dulu  pemain tetap dalam kondisi bagus dan siap menjalankannya. Sebab laga yang akan kami hadapi mendatang adalah pertandingan besar dan sangat penting, " Robert menuturkan.

Meski harus kembali menjalani status sebagai musafir,  mantan pelatih PSM Makassar itu justru gembira lantaran tim asuhannya tidak akan sepi dukungan.  Jadi, meskipun harus melalangbuana lagi, bobotoh boleh menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion yang biasa digunakan sebagai markas Bali United itu.

"Makanya setelah mendapat konfirmasi laga kandang lawan Persija secara resmi digelar di Bali, kami tetap menyambutnya dengan gembira. Tentu sangat melelahkan, tapi menggembirakan. Saya pikir ini hal yang sangat positif,” kata Robert.

Seperti diketahui, pihak kepolisian memang memberikan dua opsi kepada Persib saat menjamu Macan Kemayoran, terkait pelarangan laga klasik itu digelar di Bandung. Pertama tetap menggelar laga di Bandung namun tanpa penonton, sedangkan opsi kedua laga digelar jauh di luar Bandung dan boleh disaksikan penonton.

Berkaca dari pengalaman ketika menjamu Persebaya,  sejak jauh hari bobotoh sudah mendatangi Gianyar.  Menurut Robert,  itu sangat positif karena pemain bukan sekadar mengambil sisi positif untuk tampil bagus. Lebih dari itu, pemain akan berpikir harus memberi hasil positif kepada bobotoh yang sudah berkorban datang ke Bali.

"Perjalanan Bandung-Bali semua tahu sangat jauh, tetapi bobotoh tetap datang. Apalagi lawan Persija adalah pertandingan besar dan tidak ada larangan bagi bobotoh sehingga  memungkinkan  mereka untuk datang ke Bali,” ujar Robert.

Kehadiran bobotoh menurut sang pelatih akan membuat pemain tampil penuh semangat. “Saya sangat senang karena ini sangat bagus bagi pemain. Pemain tidak melihat untuk tim saja tapi mereka juga akan termotivasi untuk memberikan hadiah kepada bobotoh, " kata pelatih 64 tahun tersebut.

Rombongan Persib sendiri kemarin masih berada di Bandung. Mereka akan bertolak ke Bali Sabtu (26/10) ini. Sementara, program latihan akan digelar saat official training keesokan harinya. Sedangkan,  para pemain  yang akan diboyong Robert , tidak jauh berbeda dengan skuat sebelumnya yang berjumlah 22 orang. *Arief Nugraha K

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id