news
LIGA ITALIA
Terobosan Conte dalam Laga lawan Parma
26 October 2019 17:00 WIB
berita
Striker belia Sebastiano Esposito siap mengawal serangan FC Internazionale.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Meraih delapan kemenangan dalam 11 pertandingan pertama, FC Internazionale menikmati kepemimpinan Antonio Conte. Dari tim yang dihantui inkonsistensi di masa lalu, I Nerazzurri perlahan mampu memperlihatkan kontinuitas prestasi di lapangan. Selain itu, Conte juga mampu memaksimalkan seluruh potensi dalam skuatnya.

Kemenangan atas BVB Dortmund di Liga Champions, tengah pekan kemarin, memperlihatkan bagaimana Inter asuhan Conte sanggup meraih hasil optimal meski tanpa beberapa pemain pilar. Stefano Sensi, yang begitu vital dalam permainan tim sejak awal musim, digantikan oleh Roberto Gagliardini dengan sempurna. Meski beda karakter, gelandang jangkung itu mampu menjaga kesimbangan lini tengah bersama Marcelo Brozovic dan Nicolo Barella.




Baca Juga :
- Siaran Langsung Seri A RCTI: Inter Milan vs Fiorentina, Minggu (27/9) Pukul 01.45 WIB
- Jadwal Liga Italia Hari Ini, Sabtu 26 September dan Minggu 27 September Dini Hari WIB


Adaptasi juga terlihat di lini depan, di mana Sebastiano Esposito tak canggung menggantikan peran Romelu Lukaku dalam 30 menit terakhir versus Dortmund. Pemain 17 tahun itu bahkan mampu menciptakan beberapa ancaman, termasuk memenangkan penalti. Debut impresif Esposito tersebut bisa berlanjut saat Inter menjamu Parma Calcio di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (26/10). Dia akan kembali berduet dengan Lautaro Martinez sebagai mesin gol.

Rotasi memang langkah yang dipilih Conte untuk mempertahankan hasil positif di tengah jadwal padat. Inter bakal menghadapi tiga pertandingan pada pekan depan, jadi perlu perhitungan matang untuk mengalokasikan energi. Lukaku sangat vital, tapi dia juga butuh istirahat untuk menjaga kebugaran. Di saat bersamaan, ini bisa jadi peluang untuk memberi jam terbang lebih kepada Esposito.


Baca Juga :
- Walau Kalah Telak di Pekan Pertama, Pedro Yakin Roma Bisa Raih Tiket Liga Champions
- Alvaro Morata Resmi Diperkenalkan Juventus, Sejumlah Suporter Malah Mengkritik Transfer Ini


Pergantian juga akan terjadi di beberapa posisi lain. Cristiano Biraghi siap mengisi peran Kwadwo Asamoah di wingback kiri, dengan Federico Dimarco juga punya peluang untuk meraih menit. Satu dari trio bek tengah akan beristirahat untuk memberi ruang buat Alessandri Bastoni mengembangkan permainan. Pemuda 20 tahun itu mendapat kepercayaan dari Conte musim ini, terus tampil impresif  tiap kali diturunkan.

Di tengah, Inter masih butuh keseimbangan. Tapi, tak tertutup kemungkinan Borja Valero tampil jadi starter untuk kali pertama. Meski sudah berusia 34 tahun, pria asal Spanyol itu tetap punya kualitas dan pengalaman untuk mengontrol aliran bola. Jika Matias Vecino bisa mengatasi masalah fisiknya, akan ada satu lagi opsi untuk mengisi pusat lapangan. Tapi, pilihan aman jelas trio Gagliardini-Brozo-Barella.

Inter tak hanya butuh kesegaran, tapi juga fokus dan semangat kompetitif. Lawan mereka kali ini adalah Parma, tim yang sangat mengesankan sejak promosi ke Seri A musim lalu. Senjata andalan pasukan Roberto D’Aversa adalah serangan balik mematikan, mencari celah konsentrasi lawan dan menghukumnya tanpa ampun. Untuk mengeksekusi taktik tersebut dengan sempurna, Parma diperkuat sederet winger eksplosif macam Dejan Kulusevski, Gervinho, juag Yann Karamoh.* Dari berbagai sumber

 

INTER (3-5-2) : 1 Handanovic; 2 Godin, 37 Skriniar, 95 Bastoni; 87 Candreva, 5 Gagliardini, 77 Brozovic, 23 Barella, 34 Biraghi; 30 Esposito, 10 Martinez;
Cadangan: 27 Padelli, 6 De Vrij, 21 Dimarco, 20 Valero, 19 Lazaro, 16 Politano, 9 Lukaku;
Pelatih: Antonio Conte

PARMA (4-3-3): 1 Sepe; 36 Darmian, 2 Iacoponi, 28 Gagliolo, 97 Pezzella; 33 Kucka, 21 Scozzarella, 10 Hernani; 44 Kulusevski, 27 Gervinho, 7 Karamoh;
Cadangan: 34 Colombi, 53 Alastra, 3 Dermaku, 15 Brugman, 23 Camara, 17 Barilla, 93 Sprocati;
Pelatih: Roberto D’Aversa

X
Penulis
Xaveria Yunita