news
LIGA 1
Tampil di Markas PS Sleman Jadi Ujian Konsistensi Macan Kemayoran Era Tavares
23 October 2019 11:23 WIB
berita
Pemain Persija berlatih dengan riang menjelang laga melawan PS Sleman - TopSkor/Ady Sesotya
YOGYAKARTA – Kemenangan atas PS Makassar pada laga tandang akhir pekan lalu, membawa angin segar. Kemenangan ini diyakini akan mendongrak kepercayaan diri pemain, setelah tertekan selama berpekan-pekan. Beban berat juara bertahan plus tuntutan selamat dari degradasi, mulai bisa ditanggalkan.

Hal itu tergambar dalam suasana latihan tim ibu kota ini di Stadion Sultan Agung, Bantul dan Stadion Universitas Negeri Yogyakarta, sejak Senin (21/10) lalu. Media Officer Persija Dwi Putra mengatakan, ketegangan tak lagi tergambar dalam mimik pemain. Malahan, aura pemenang seperti mendominasi.




Baca Juga :
- Gayung Bersambut! Gelandang Milan Tak Terpakai Ini Mau Ditukar Bek Tengah Torino
- Ini Bukti Persik Punya Masalah dengan Konsistensi Strategi


“Pemain Persija tampak enjoy dan antusias menjalani latihan yang diberikan tim pelatih. Meskipun baru saja menjalani laga superberat di Makassar, pemain tak memperlihatkan adanya keletihan. Menjelang laga melawan PS Sleman (PSS), tidak ada pula pemain yang mengalami cedera atau masalah fisik lainnya,” kata Dwi kepada TopSkor.

Edson Tavares, pelatih Persija, terus mengingatkan pemain, bahwa hanya kemenangan demi kemenangan yang akan membuat mereka meninggalkan zona papan bawah Liga 1 2019. Menghadapi PSS di depan pendukung setianya, akan menjadi ujian Persija dalam kepelatihan pria Brsil berusia 63 tahun tersebut.


Baca Juga :
- Fakta yang Harus Dipertahankan, Sejak Ibrahimovic Datang, Milan Belum Kalah
- Catat! Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia selama 2020, Lumayan Padat


“Siapa yang tidak mengharapkan penampilan yang lebih baik pada pertandingan selanjutnya. Kami cukup punya waktu mempersiapkan tim di sini. Jadi, kami sangat optimistis (bisa meraih poin),” kata Tavares. Apalagi, hasil pertandingan ini akan menjadi modal sebelum tandang ke markas Persib pada 28 Oktober.

Tavares pun menolak membahas laga melawan Maung Bandung, julukan Persib. Baginya, laga melawan PSS jauh lebih penting. Namun, demi laga tersebut, rotasi kecil akan dilakukan Tavares. “Semuanya harus bekerja keras. Dengan jadwal padat, kami harus melakukan laga seperti itu,” ucap Tavares.

Hasrat Revans

Sementara itu, PSS menggelorakan semangat revans atau balas dendam. Dalam laga putaran pertama, yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi, Super Elang Jawa, julukan PSS, takluk 0-1. Apalagi, kemenangan dalam laga ini bisa menjadi momentum menggeser Tira Persikabo dari peringkat keempat.

“Kita sudah melakukan persiapan untuk laga melawan Persija. Mereka datang dengan motivasi berlipat, karena baru saja menaklukkan tim sekelas PSM di Makassar. Ini menjadi kewaspadaan tersendiri bagi kami. Kami tak boleh lengah dan terlena,” kata pelatih PSS Seto Nurdiyantoro.

Adapun kendala utama PSSI dalam laga ini adalah badai cedera. Sat ini ada dua bek yng tak boleh tampil, yaki Bek Purwaka Yudi dan gelandang ALfonso De La Cruz masih dalam kondisi tanda tanya. Adapun kiper kedua Persija Ega Rizky, juga dibekap cedera. Sedangkan Jefri Kurniawan absen karena akumulasi kartu kuning. 

Terkait tiket pertandingan, Panpel (Panitia pelaksan pertandingan) PSS menyiapkan jumlah tiket yang lebih banyak dibanding laga-laga reguler PSS biasanya. Total, ada 33.050 lembar tiket yang dijual. Adapun kuota untuk suporter Persija sebanyak 2.000 lembar tiket. Jakmania disiapkan untuk masuk melalui pintu spiral utara timur, yang akan menuju tribun hijau sisi timur stadion.* Furqon Al Fauzi/Sri Nugroho

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.