news
LIGA INGGRIS
Alexander-Arnold Berpotensi Menjadi
12 October 2019 15:28 WIB
berita
Bek kanan Liverpool Trent Alexander-Arnold dinilai memiliki kemampuan untuk bermain sebagai gelandang./AFP
LIVERPOOL – Trent Alexander-Arnold telah memantapkan dirinya sebagai bek kanan utama Liverpool FC. Meski baru berusia 21 tahun, posisinya sangat sulit tergantikan dalam skuat asuhan Juergen Klopp sejak 2017/18. Namun tentu bukan tanpa alasan, pemain timnas Inggris itu bisa menjadi pemain reguler The Reds.

Tidak hanya tangguh dan solid dalam mengawal sektor kanan pertahanan timnya, Alexander-Arnold juga sangat cekatan membantu serangan dan piawai melepaskan umpan. Terbukti dari torehan 23 assist yang disumbangkannya untuk Liverpool dalam 97 penampilan di semua kompetisi.




Baca Juga :
- Roma Minta Liverpool Pinjamkan Shaqiri
- Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris, Duel Menarik Liverpool vs Manchester United




Jumlah itu menjadi catatan terbaik di antara para bek sayap Liga Primer dalam periode yang sama. Alexander-Arnold bahkan mengungguli seniornya, Andrew Robertson. Bek kiri The Reds tersebut total membukukan 20 assist dalam 90 laga. Kelebihan lain Alexander-Arnold adalah jago mengeksekusi tendangan bebas.

Dari lima gol yang telah dicetaknya untuk Liverpool, dua tercipta dari free kick, yakni saat melawan TSG Hoffenheim di Liga Champions 2017/18 serta ketika duel dengan Watford FC di Liga Primer musim lalu. Dengan keistimewaannya tersebut, Alexander-Arnold pun diyakini memiliki potensi untuk bergeser posisi menjadi gelandang.


Baca Juga :
- Rashford Pakai Mesin Portabel Agar Bisa Fit Lawan Liverpool
- Cuma Sisa 2 Bek Tengah, Klopp Berharap Trio Ini Kembali Saat Lawan Manchester United


Legenda Liverpool, Jamie Carragher melihat pemain kelahiran 7 Oktober 1998 tersebut punya atribut untuk beroperasi jauh ke depan. Dengan kemampuannya melepaskan umpan, mantan bek tengah The Reds itu bahkan mengklaim Alexander-Arnold bisa bertransformasi menjadi seperti playmaker Manchester City FC Kevin De Bruyne.

“Trent (Alexander-Arnold) bisa berprogres dengan bermain sebagai gelandang. Dia memiliki kreativitas dan kemampuan operan yang luar biasa untuk seorang bek sayap,” kata Carragher kepada talkSPORT. “Namun tentu masih ada banyak hal yang perlu dipelajarinya jika ingin bertransformasi jadi pemain kreatif seperti De Bruyne.”

Salah satu kekuatan Liverpool sejak dilatih Klopp adalah memaksimalkan peran bek sayap untuk membantu serangan. Hal ini dijalani dengan baik oleh Alexander-Arnold di sisi kanan. “Itu peran yang sangat vital sekarang. Di Liverpool Anda bisa lihat betapa penting keterlibatan para bek sayap,” lanjut Carragher.

Namun satu hal yang hilang dalam komposisi The Reds saat ini adalah pemain kreatif. Sejak Philippe Coutinho hengkang ke FC Barcelona pada Januari 2018, Klopp tidak lagi punya playmaker. Meski dengan taktiknya, sang pelatih bisa meminimalkan kehadiran pemain kreatif, ia dirasa tetap butuh sosok kreatif ke depannya. 

Menurut Carragher, Alexander-Arnold bisa diplot sebagai opsi alternatif untuk posisi tersebut jika pelatih asal Jerman itu enggan memboyong playmaker ke Anfield. Sementara untuk pengganti di posisi bek kanan, Liverpool tidak kekurangan pemain potensi, salah satunya Ki-Jana Hoever.

Alexander-Arnold sendiri tak menutup pintu untuk berganti peran seperti pandangan Carragher. Tetapi tentu hal tersebut akan tergantung dari keinginan serta kebutuhan pelatih. Sang bek kanan sendiri mengaku sangat mengagumi gelandang legendaris The Reds, Steven Gerrad.

“Itu perspektif Jamie (Carragher) dan mungkin saja suatu hari akan terwujud,” kata Alexander-Arnold. “Namun untuk saat ini, saya adalah seorang bek kanan dan fokus di sana. Namun jika pelatih meminta bermain sebagai bek tengah, gelandang, atau striker, saya akan berusaha menjalaninya.”*     

        

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news