news
FORMULA 1
Jika Kualifikasi Batal, Hasil Latihan Bebas Kedua F1 GP Jepang Jadi Penentu Grid
11 October 2019 20:55 WIB
berita
Foto: Crash
SUZUKA – Federasi Otomotif Internasional atau biasa  disingkat FIA, telah mengonfirmasi bahwa sesi latihan bebas kedua yang diselenggarakan tepat Jumat (11/10) ini akan menjadi penentu starting grid balapan Formula 1 GP Jepang, jika memang sesi kualifikasi batal dilaksanakan.

Prakiraan cuaca yang mengatakan bahwa Jepang akan diterjang Topan Hagibis pada Sabtu (12/10) mengakibatkan sebagian besar aktifitas di negeri matahari terbit itu harus dibatalkan. Termasuk aktifitas on-track yang akan dilakukan F1 pada esok hari.




Baca Juga :
- Lewis Hamilton Tuntut Gaji Rp 722 Miliar dari Mercedes atau Kejar Tantangan Baru di Ferrari
- Sean Gelael Berharap Tak Kehilangan Sentuhan dengan Kemudi Mobil


Jika sesuai jadwal, rencananya F1 akan menggelar sesi latihan bebas ketiga dan kualifikasi pada Sabtu (12/10) besok. Namun, karena prakiraan cuaca tersebut, akhirnya sesi kualifikasi diundur ke hari Minggu (13/10) pagi waktu setempat, sementara balapan akan digelar di hari yang sama, namun saat sore hari.

Jika hal terburuk, yakni sesi kualifikasi pada Minggu pagi urung terlaksana, maka hasil dari sesi latihan bebas kedua yang diselenggarakan hari ini, yang akan menjadi acuan starting grid saat balapan nanti.


Baca Juga :
- Ferrari Pertimbangkan Tampil di IndyCar 2022
- Balapan F1 Dua Kali Digelar di Sirkuit Silverstone Musim Ini


“Merespon prakiraan cuaca yang dikabarkan untuk akhir pekan besok, dan FIA Formula One Sporting Regulations yang belum menemukan solusi terrkait penentuan starting grid, panitia balap akan menawarkan metode untuk menentukan starting grid GP Jepang 2019, jika memang cuaca tidak mendukung untuk menggelar sesi kualifikasi,” tulis FIA dalam pernyataan resminya.

“Jika memang sesi kualifikasi urung terlaksana, maka panitia balap akan memutuskan starting grid berdasarkan hasil dari sesi latihan bebas kedua, dengan memberikan beberapa penalti jika memang diperlukan. Ini berdasarkan peraturan International Sporting Code,” tambahnya.

Ya, dalam regulasi tersebut, ditulis jika memang tidak ada sesi kualifikasi yang terlaksana, maka untuk menentukan starting grid, yang digunakan adalah hasil sesi latihan bebas ketiga.

Namun, karena situasinya lebih kompleks di GP Jepang tahun ini, panitia balap sedikit mengubah peraturannya, menjadi menggunakan hasil sesi latihan bebas kedua sebagai penentuan starting grid. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah