news
TINJU
Petinju Wanita Berpakaian Minim Ini Mencium Bibir Lawannya, tapi Dibalas dengan Tamparan
04 October 2019 20:13 WIB
berita
Ciuman Brodnicka dibalas dengan tamparan
CZESTOCHOWA - Seorang petinju wanita mengejutkan lawannya. Dia menyosor bibirnya ketika berhadapan sebelum bertarung. Tapi, dibalas dengan tamparan.

Insiden terjadi antara Ewa Brodnicka dan Edith Soledad Matthysse yang bertemu dalam pertarungan perebutan gelar WBO dunia.




Baca Juga :
- Mike Tyson Hancur Gegara Seks dengan Banyak Wanita, Termasuk saat di Penjara
- Dijuluki The Cuban Flash, Petinju Tak Terkalahkan Ini Tantang Anthony Joshua, Tyson Fury, Andy Ruiz Jr, hingga Oleksandr Usyk


Juara super bulu kelas Brodnicka, 35 tahun, mempertahankan gelarnya pada Jumat (4/10) malam di kota Czestochowa di negara asalnya, Polandia.

Penimbangan yang kontroversial itu melihat sang juara menanam ciuman. Brodnicka lantas tersenyum ketika menarik diri dalam upaya untuk mengakhiri penantangnya.


Baca Juga :
- Wow..! Mike Tyson Ajak Penggemar Intip Latihannya, tapi Bayar Rp 578 Juta
- Ayah Khabib Masih Kritis karena Penyakit Jantung yang Timbul dari Infeksi Virus Corona, Khabib Mohon Doa


Tapi, Matthysse langsung menampar pipi Brodnicka yang berpakaian minim. Pembalasan tersebut tak diterima Brodnicka. Dia pun dengan cepat bereaksi dengan melepaskan pukulan.

 

Itu adalah pembalasan yang tidak dia duga ketika perkelahian terjadi antara pasangan. Serangan lebih lanjut dilemparkan sebelum mereka dilerai.

Promotor yang bertanggung jawab terpaksa turun tangan karena pada awalnya tertawa ketika melihat ciuman itu. Matthysse, 39 tahun, memegang rekor 16 kemenangan dan 10 kekalahan sebelum pertempuran Jumat.

Boxing dalam darahnya bersama saudara-saudara Walter dan Lucas juga profesional, yang terakhir mendapatkan pertarungan dengan Manny Pacquiao tahun lalu.

Di sudut lain adalah Brodnicka yang tak terkalahkan, keluar sebagai yang teratas dalam lima pertarungan gelar WBO. Terbaru melawan Janeth Perez dari Meksiko pada bulan Mei. Dengan semua perkelahiannya terjadi di Polandia, ia merangkum 17 kemenangan dari 17 kontes.*

news
Penulis
Suryansyah