news
LIGA 2
Tebar Optimisme, Bandung United Tidak Mau Lagi Melihat Klasemen
23 September 2019 13:17 WIB
berita
Penyerang Bandung United Samsul Pelu berupaya tampil tanpa beban lawan Persiraja/Foto: Jessica Margaretha
BANDUNG – Bandung United tidak ingin lagi melihat statistik pertandingan dan klasemen sementara kompetisi Liga 2 2019 Wilayah Barat. Yang ada dalam benak tim satelit Persib Bandung itu adalah tampil kompetitif dalam setiap laga dan membungkus kemenangan yang sudah lama tidak diraih.

"Pemain dan staf pelatih sudah tidak melihat masa lalu saat tampil buruk. Yang harus kami kejar adalah kemenangan lewat permainan kompetitif. Prinsip itu kami mulai saat menjamu Persiraja Banda Aceh," kata Budiman Yunus di 1932 Dapur & Kopi, Jl Sulanjana, Bandung, Minggu (22/9).




Baca Juga :
- Berharap Tuah Yogyakarta, Persiraja Banda Aceh Memulai Target 10 Besar Hari ini
- Persiraja Agendakan Uji Coba Besok, tapi Belum Dapat Lawan


Sesuai jadwal pada Senin (23/9) di Stadion Siliwangi, Bandung United menjamu Persiraja. Tuan rumah tidak akan memberi kesempatan kepada Persiraja bergerak leluasa. Skuat  asuhan Hendri Susilo itu akan dibuat tidak berdaya menahan agresivitas pasukan Bandung United.

"Ini saatnya kami meraih kemenangan kandang," Budiman menegaskan. Mantan pemain Persija Jakarta itu meminta Samsul Pelu dan kawan-kawan tidak merisaukan posisi tim yang berada di dasar klasemen. Jangan juga melihat Laskar Rencong tim yang tidak bisa dikalahkan. Di Siliwangi, Bandung United harus tampil apik dan kompetitif.


Baca Juga :
- Belum Pernah Kebobolan di Liga 1 2020, Inilah yang Dilakukan Pelatih Kiper Persiraja
- Klub-klub Liga 1 Ungkapkan Keprihatinan dan Doa terhadap Tragedi Ledakan di Lebanon


"Saya hanya minta pemain tampil lepas dan enjoy. Maksimal dan punya keinginan kuat memenangkan pertandingan. Jangan lihat posisi tim di klasemen akhir. Jangan berpikir Persiraja tim kuat dan kandidat delapan besar," ujarnya.

Disodori atmosfer panas, Laskar Rencong bergeming. Mereka bertekad minimal meraih satu poin alias imbang. Syukur-syukur poin maksimal untuk memuluskan langkah ke delapan besar.

"Sedikitnya kami butuh sembilan poin lagi untuk lolos ke 8 besar dari lima laga tersisa. Amannya, di Siliwangi, kami harus bisa ambi poin agar jalan makin terbuka. Kami sudah siap menghadapi situasi apa pun di Siliwangi," Hendri menegaskan.

"Tapi kami tetap waspada. Bandung United yang nothing to loose bisa benar-benar membahayakan. Namun, sekali lagi, kami tidak ingin takluk di sini. Jalan ke 8 besar dirintis dari sini," ujar pelatih kelahiran Bukittinggi, 11 Desember 1965, itu.*Dani Wihara

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id