news
UMUM
Komentar Bima Sakti Usai Timnas U-16 Indonesia Kalahkan Brunei
20 September 2019 21:43 WIB
berita
Foto - Ady Sesotya
JAKARTA - Timnas U-16 Indonesia akan menghadapi Cina di pertandingan terakhir kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Laga dijadwalkan berlangsung pada Minggu 22 September 2019 malam.

Indonesia dituntut harus menang dalam laga menghadapi Cina. Pasalnya Indonesia tertinggal selisih gol dari Cina. Sampai laga ketiga Indonesia baru mencetak 27 gol dan kebobolan 1 gol. Sedangkan Cina mencetak 28 gol, tanpa kebobolan.




Baca Juga :
- Gede Widiade: Ngurus Persija dan Persiba Punya Gereget Berbeda, Kayak Ketoprak dan Gado-gado
- Kiper Muda Persib Bandung Ini Kaget Saat Namanya Masuk dalam Grup WA Timnas U-19


Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, mengatakan tidak ada toleransi dalam pertandingan terakhir melawan Cina. Harus disapu dengan kemenangan.

"Para pemain harus berusaha dan bekerja lebih keras. Tidak ada kata lain harus menang," kata Bima Sakti.


Baca Juga :
- Pemain Asing Persib Siap ke Indonesia, Begini Syaratnya
- Esteban Guillen: Indonesia Rumah Kedua Saya, Belajar Bahasa dari Koran TopSkor


Seandainya dalam laga melawan Brunei, Jumat malam ini, bisa menang lebih dari 8-0, Indonesia mampu menggeser Cina dari puncak klasemen sementara Grup G.

Tapi ternyata Indonesia tidak mampu melakukannya. Jadi Cina tinggal butuh hasil seri melawan Indonesia, untuk mengunci posisi juara grup sekaligus lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2020.

Seandainya Indonesia hanya menjadi runner-up, maka harus bersaing menjadi 4 runner-up terbaik dari 11 grup kualifikasi yang ada. Hal itu untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2020.

"Soal hasil seharusnya bisa cetak lebih banyak gol. Apalagi di babak pertama karena banyak peluang didapat," ujar Bima Sakti.*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.