news
BULUTANGKIS
Tersingkir dari China Open 2019, HaGlo: Kami Sudah Berikan yang Maksimal
18 September 2019 16:30 WIB
berita
Foto: Dokumentasi PBSI
CHANGZOU – Wakil ganda campuran Indonesia, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, mengikuti jejak rekan senegaranya, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Ya, mereka harus tersingkir dari ajang Victor China Open 2019.

Langkah Hafiz/Gloria terhenti di babak pertama turnamen, setelah dikalahkan oleh wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Hafiz/Gloria dikalahkan dengan skor 14-21, 19-21.




Baca Juga :
- BWF Revisi Peraturan Kualifikasi Cabang Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo
- Praveen Jordan: Tontowi Ahmad Itu Sosok yang Rendah Hati dan Haus Gelar


Usai pertandingan, Hafiz dan Gloria memberikan komentarnya masing-masing mengenai pertandingan. Diakui keduanya, mereka telah memberikan yang terbaik, serta pertahanan lawan yang begitu apik.

“Di poin-poin akhir sebetulnya saya sudah baca arah bolanya ke mana, tapi saya masih gagal mengembalikan dengan baik. Hari ini kami sudah main maksimal, sudah coba semuanya. Jadi memang belum bisa dapat 'klik' nya kalau ketemu pasangan Thailand ini," ujar Gloria


Baca Juga :
- Indonesia Open Bakal Digelar pada 17-22 November 2020
- Sony Dwi Kuncoro dan Ricky Karanda Soroti PBSI soal Sistem Degradasi di Pelatnas


"Pasangan Thailand ini pertahanannya bagus, dari serangan saya masih kurang akurasinya. Lawan juga sudah membaca pola main kami dan saya dibuat berlari-lari di belakang lapangan," kata Hafiz.

"Tapi dibanding pertemuan sebelumnya, kali ini kami sudah dapat celahnya, namun kami belum bisa bermain konsisten dari awal hingga akhir, karena mereka jarang mati sendiri dan kuat sekali, satu reli bisa lebih dari 20 pukulan. Kalau ketahanannya kurang ya tidak bisa tembus," lanjut Hafiz.

Ini merupakan kekalahan keempat Hafiz/Gloria atas pasangan rangking empat dunia tersebut. Hafiz/Gloria sebetulnya punya peluang untuk merebut game kedua saat unggul 19-18. Namun pasangan Thailand kembali merebut kendali permainan. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah