news
LIGA 2
Tundukkan Pimpinan Klasemen, Persita Menyodok ke Posisi Kedua
13 September 2019 09:17 WIB
berita
Selebrasi striker Persita Sirvi Arvani (tengah) usai mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC, Kamis (12/9)/Foto: Media Persita
TANGERANG – Persita Tangerang menyodok ke posisi kedua Liga 2 2019 Wilayah Barat setelah mengalahkan pemuncak klasemen Sriwijaya FC 1-0 di Stadion Sport Center, Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (12/9) sore. Striker Sirvi Arfani kembali jadi superhero bagi Pendekar Cisadane dengan gol semata wayangnya menit ke-43.

Itu merupakan gol ke-11 Sirvi pada kompetisi kasta kedua, sekaligus kian mengokohkan posisinya dalam daftar top scorer sementara Liga 2. Menanggapi kemenangan ini, pelatih Persita Widodo Cahyono Putro tidak hanya mengapresiasi permainan timnya, melainkan juga kualitas permainan Sriwijaya FC.




Baca Juga :
- Isi Liburan, Erwin Gutawa Gowes ke Air Terjun, Gunung, hingga Puncak Bukit
- Bermodalkan Gelar Sarjana Ekonomi, Eks Kiper Persib Ini Buka Lapak Jualan Ayam Geprek dan Pakaian Anak


“Sriwijaya banyak memanfaatkan momen. Mereka bisa mengatur irama atau tempo permainan sehingga irama pemain kami terbawa. Permainan cepat kami bisa diredam dengan organisasi mereka yang bagus, namun kami lebih beruntung dalam laga ini,” ujar Widodo, yang juga pernah melatih Sriwijaya.

Laga lainnya, dua tim yang sebelumnya berada pada posisi empat besar, Perserang Serang dan PSCS Cilacap mendapat hasil minor. Perserang ditahan tanpa gol oleh tuan rumah Persibat Batang. Sedangkan PSCS harus mengakui keunggulan tuan rumah PSMS Medan 0-1.


Baca Juga :
- New Normal, Klub-klub Sumatra Siap Lanjutkan Kompetisi meskipun dengan Protokoler Ketat
- Lebaran Tahun Ini, Luis Figo dan Franz Beckenbauer Tak Mudik ke Blora


Untuk Perserang hasil seri ini sudah memberi kepuasan bagi pelatih Jaya Hartono. Menurutnya permainan timnya sudah sangat baik, mengingat Perserang ditinggal beberapa pemain inti. Coach Jaya mengaku laga selanjutnya akan fokus evaluasi dalam organisaisi lini tengah yang dirasa kehilangan sentuhan untuk menguasai bola.

Juga, penyelesaian akhir yang kurang baik di lini serang. “Saya memang menargetkan mencuri poin di Batang dan itu terbukti. Kami tetap bersyukur dengan hasil ini, terutama organisasi pertahanan kami yang bermain maksimal,” ujar Jaya. Perserang pun tetap berada pada posisi ketiga.

Sedangkan kekalahan PSCS memaksa mereka tergusur dari posisi empat terbaik klasemen. Pelatih PSCS Djoko Susilo mengaku akan mengambil kesempatan bertanding maksimal kala menjalani laga kandang nanti.

“Memang putaran kedua ini banyak yang berebut untuk naik ke empat besar. Hal ini yang akan kami maksimalkan. Kami akan melawan Cilegon dan Serang di kandang. Poin penuh dalam dua laga ini akan kami ambil untuk kembali ke posisi terbaik,” ujar Djoko.*Nizar Galang Gandhimar

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id