news
TOP FEATURE FOOTBALL
Adrian Tak Akan Pernah Lupa Jasa Alisson Becker
24 August 2019 14:56 WIB
berita
Kiper Adrian menjadi pahlawan Liverpool dalam laga Piala Super Eropa melawan Chelsea setelah maju menggantikan peran Alisson Becker yang cedera./Istimewa
SAAT itu Adrian menggambarkannya sebagai “momen paling penting” dalam kariernya, namun kiper Liverpool FC berkebangsaan Spanyol tersebut justru memilih untuk mendedikasikan kemenangannya untuk seseorang yang berada lebih dari 1.700 mil (sekitar 2.736 km) jauhnya.

Sepuluh hari yang penuh ketegangan baru berlalu ketika Adrian menjadi pahlawan The Reds dalam kemenangan Piala Super Eropa 2019 di Istanbul, Turki, dua pekan lalu. Kiper 32 tahun itu menyelamatkan penalti menentukan Tammy Abraham dalam drama adu penalti melawan sesama tim Liga Primer, Chelsea FC. Liverpool menang 5-4.




Baca Juga :
- Resmi, Liga Primer Kembali Bergulir pada 17 Juni!
- Trofi Liga Champions Pertama Liverpool yang Ditandai sebagai Musim Terakhir Keegan


Yang mendukungnya sepanjang waktu adalah pria yang digantikannya. Adrian tampil di laga itu sebagai pengganti Alisson Becker yang cedera dalam pertandingan pembuka Liga Primer melawan Norwich City, hanya dalam hitungan hari setelah menandatangani kontrak sebagai penjaga gawang Liverpool dengan status bebas transfer.

Dan, di tengah-tengah euforia kepahlawanannya pada debut penuhnya untuk pasukan Juergen Klopp, Adrian tidak melupakan mengapa dia berada dalam posisi untuk mendapatkan kehormatan besar pertama dalam kariernya. Adrian dan Alisson bahkan saling bertukar pesan singkat, baik sebelum dan sesudah pertandingan, dengan Alisson menonton acara di Istanbul itu dari rumah, saat dia melanjutkan proses pemulihan dari cedera betis.


Baca Juga :
- Ozil Kirim Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Indonesia, Pogba, Salah Juga Lebaran
- Fan Liverpool Ingin Marko Grujic Kembali ke Anfield


"Saya mengatakan kepadanya (Alisson) bahwa dia bagian hebat dari tim (Liverpool) ini bisa tampil di pertandingan ini," Adrian menuturkannya kepada Liverpoolfc.com di Melwood. "Mungkin dia tidak beruntung dengan cedera itu, tetapi kami telah bertekad berjuang untuknya dan kita akan mendapatkannya, itu pasti!”

"Setelah pertandingan, dia mengirimi saya pesan lagi. Saya membalasnya, “(Trofi) ini untuk Anda karena Anda mendapatkan Liga Champions dan Piala Super Eropa ini'. Mungkin Alisson tidak secara pribadi berada di lapangan, tetapi bantuannya ada di sana bersama kami di Istanbul."

Setelah menghentikan penalti Abraham dengan kakinya, Adrian dikerumuni oleh rekan-rekan setim dan pelatih barunya. Banjir pujian pun mulai mengalir. Jordan Henderson turut "senang" untuk penjaga gawang itu, sementara Klopp memujinya sebagai "kisah yang luar biasa" setelah berusaha yang terbaik memperagakan mimik Rocky Balboa.

Adrian lalu mendapat kehormatan membawa pulang trofi yang baru ia menangkan ke kamar hotelnya untuk malam itu. Dan, seakan tak ingin kehilangan momentum itu, Adrian tidur dengan merangkul trofi Piala Super Eropa itu sepanjang malam.

Motivasi bagi Adrian sekarang adalah untuk memiliki lebih banyak kesempatan kedua bersama Liverpool ketika dia merasa kariernya berakhir. Itu target yang dia yakini dipermudah dengan bermain untuk tim yang dipenuhi talenta kelas dunia.

"Kami bermain sepak bola untuk merasakan momen seperti ini," ujar Adrian merenung. "Seperti hidup, ada momen baik dan buruk dalam karier Anda. Tapi kita perlu menikmati permainan, momen seperti ini, bersama keluarga, teman baik, fan, tim. Dan ubahlah mental seperti, 'Tidak ada yang bisa dilakukan, kita harus terus bermain'."

Soal tim barunya, Adrian menyatakan: "Sangat mudah bermain dengan bek-bek terbaik dunia di depan Anda karena, seperti Anda katakan, mereka adalah pemain bertahan terbaik di Liga Primer (2018/19). Salah satunya bek terbaik di dunia. Sebagai kiper, mereka membuat keputusan yang mudah. Jujur, mereka bertahan seperti binatang!”*NURUL IKA HIDAYATI

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E