news
INFOGRAFIS
Koneksi Bale dan Benzema
21 August 2019 13:01 WIB
berita
Gareth Bale dan Karim Benzema membuktikan di laga melawan Celta (17/8) mereka masih terkoneksi dengan baik dan bisa diandalkan Madrid musim ini. –Topskor/Ist
MADRID – Ketika Cristiano Ronaldo hengkang ke Juventus FC, saat itu juga trio BBC (Karim Benzema, Gareth Bale, dan Ronaldo) menghilang dari Real Madrid. “Kepunahan” trisula kenamaan Eropa tersebut sebenarnya sudah terlihat sebelum Ronaldo pergi pada musim panas 2018. Itu setelah Zinedine Zidane memilih Isco Alarcon dan menepikan Bale dalam banyak pertandingan penting sepanjang 2017/18.

Meski pada akhirnya di musim itu, Bale dan Benzema yang tetap menjadi pencetak gol terbanyak kedua dan ketiga setelah Ronaldo. Sementara Isco tak pernah benar-benar berhasil dipasang di depan. Kini, setelah sepanjang pramusim dipenuhi rumor kepergian Bale dari Madrid, sang pemain asal Wales berhasil mendapatkan kembali kepercayaan pelatih. Performannya di laga perdana La Liga 2019/20 mengubah semua itu.




Baca Juga :
- Benzema Kesepian di Lini Depan Madrid sejak Ditinggalkan Ronaldo
- The Gunners Incar Nabil Fekir Karena Alasan Ini, Fans Arsenal Setuju?


Di pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-1 atas Celta Vigo, memperlihatkan sisa-sisa kehebatan trio serangan Madrid masih hidup. Bale dan Benzema (BB) tetap terkoneksi dengan sangat baik. Kerja sama keduanya melahirkan gol pembuka dan meyakini banyak pihak termasuk Zidane, duet ini masih bisa diandalkan.  

Ini jadi kesempatan emas Bale yang merasakan mimpi buruk dalam dua musim terakhir. Mulai soal cedera berkepanjangan, hingga disepelekan pelatih, dan bahkan hingga pramusim 2019. Namun tanpa banyak bicara pemain berjulukan the Cardiff Express membuktikan kinerjanya di lapangan.


Baca Juga :
- Juventus Kembali Incar Marcelo, Indikasi Permintaan Cristiano Ronaldo?
- Banyak Hal Menarik! Inilah Kumpulan Momen Terbaik LaLiga 2019/20 (Bagian 1)


Assist-nya kepada Benzema di Stadion Balaidos menjadi bukti. Itu menjadi operan gol ke-17 yang diberikan pemain 29 tahun itu kepada rekannya sepanjang kebersamaan mereka. Bagi Benzema, yang jelas tambahan satu gol pada jornada 1 juga memperlihatkan ketajamannya masih belum habis.

Di Madrid, penyerang Prancis itu telah menyarangkan 223 gol dalam 11 musim terakhir. Torehan tersebut dicetak di La Liga (149 gol), Liga Champions (48), Piala Raja (20), Piala Dunia Klub (tiga), Piala Super Spanyol (dua), dan Piala Super Eropa (satu).

Jumlah 223 gol yang sudah ia bukukan juga sekaligus menempatkannya di peringkat keenam sebagai pencetak gol terbanyak Madrid. Benzema butuh 19 gol lagi untuk menyamai catatan dari Ferenc Puskas yang mengumpulkan 242. Sementara urutan pertama masih ditempati Ronaldo dengan 451 gol.

Musim lalu, Benzema bahkan nyaris melampaui torehan gol terbaiknya dalam semusim. Dia mencetak 30 gol atau terpaut dua gol dari rapor tertajamnya pada 2011/12. Namun apa yang diperlihatkan penyerang 31 tahun itu terbilang luar biasa mengingat usianya yang sudah tidak muda.

Bila dihitung, rata-rata gol yang ia cetak Benzema mencapai 20,2 per musim, di semua kompetisi resmi. Selain itu, Benzema mencetak 0,48 gol per pertandingan, yang artinya dua gol hampir tiap dua laga. Namun angka tersebut masih kalah jika dibandingkan dengan Ronaldo, di mana CR7 mencetak 1,03 gol per laga.*** DINI WULANDARI/CR5 DARI BERBAGAI SUMBER

 

 


 

 

D
Penulis
Dini Wulandari
news
news