news
INFOGRAFIS
Alexis Sanchez Rela Berkorban Demi Inter
19 August 2019 15:14 WIB
berita
Alexis Sanchez mencari tambatan baru lantaran diabaikan Manchester United.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Pukulan telak dalam rencana mercato FC Internazionale: Edin Dzeko menolak pindah ke Giuseppe Meazza dan pilih bertahan di AS Roma. Sebuah kejutan yang membuat petinggi I Nerazzurri terpaksa putar otak buat memenuhi kebutuhan lini serang Antonio Conte. Dua pekan jelang deadline, klub mulai menyusun daftar bomber alternatif.

Kandidat utama adalah Alexis Sanchez. Penyerang Manchester United FC (MUFC) itu sudah dikagumi Conte sejak melatih Juventus FC dan Chelsea FC, kini terbuka peluang untuk kerja sama di Meazza. Situasinya mendukung. Sanchez sedang kesulitan menemukan performa bersama Setan Merah dan butuh pelabuhan baru buat memperbaiki karier. Inter bisa menyediakan platform tersebut.




Baca Juga :
- Kian Seru! Setelah Chelsea dan Spurs, Kini Giliran MU dan Leicester yang Menginginkan Coutinho
- Manchester United Dekati Fullback Andalan Napoli, Pilihan Tepat?


Bintang internasional Cile itu bahkan rela memotong gajinya secara signifikan demi berseragam I Nerazzurri. Yang penting bagi Sanchez saat ini adalah menit reguler dan mengembalikan kepercayaan diri. Tak butuh waktu lama buatnya menerima pinangan Inter, sekarang tinggal meyakinkan pihak MUFC soal formula transfer.

Fernando Felicevich, agen Sanchez, kabarnya sudah mendarat di Manchester untuk memulai negosiasi. Proposal yang dibawanya adalah pinjaman selama semusim, dengan opsi tebus pada akhir kompetisi. Ada kemungkinan klausul berubah jadi “wajib tebus” jika Sanchez mencapai jumlah pertandingan tertentu bersama Inter. Diperkirakan, operasi ini bernilai sebesar 20 juta euro (sekitar Rp315,5 miliar).


Baca Juga :
- Ini Dua Tim Terbaik Versi Kapten Persita, Tidak Ada Pemain Indonesia
- Federico Valverde Jadi Incaran MU, Padahal Harganya Tak Wajar


Sanchez akan memberi warna menarik di lini depan Inter, terutama lewat teknik dan keuletannya. Namun, jika bicara karakteristik, target berikutnya dirasa lebih mirip dengan Dzeko. Dia adalah Fernando Llorente, striker veteran yang dulu pernah bekerja sama dengan Conte di Juve. Postur tinggi kokoh, ideal jadi target man, juga memiliki insting tajam di kotak penalti, semua persyaratan terpenuhi. Apalagi Llorente saat ini berstatus bebas transfer pasca dirilis Tottenham Hotspur FC, finansial bukan masalah.

Llorente bakal menawarkan pengalaman, baik di Italia maupun Eropa. Dia pernah menyumbang 23 gol di Seri A selama dua musim memperkuat Juve (2013-2015), sementara di Liga Champions tampil dua kali di final bersama I Bianconeri dan Tottenham. Namun, Inter tak terburu-buru soal bomber gaek ini. Mereka akan melihat perkembangan situasi Sanchez sebelum mengambil langkah konkrit buat Llorente.

Sementara opsi lain tersebar di Jerman, Spanyol, dan Italia. Ada duo Bundesliga Ante Rebic (Eintracht Frankfurt) dan Timo Werner (RB Leipzig), mesin gol muda potensial. Namun, harga jual yang tinggi membuat mereka tak begitu diutamakan. Meminjam Luka Jovic dari Real Madrid CF bisa dibilang lebih masuk akal. Meski baru dibeli dari Frankfurt seharga 60 juta euro, pemuda asal Serbia itu gagal mengesankan Zinedine Zidane.

Pada akhirnya, muncul pula solusi yang melibatkan Mauro Icardi. Striker Argentina itu bisa ditukar dengan Arkadiusz Milik (SSC Napoli) atau Paulo Dybala (Juve). Namun, skenario ini rumit. Milik mungkin tak keberatan menyeberang ke Inter, tapi Icardi enggan ke Napoli. Dia cuma mau pindah ke Juve, yang sudah menegaskan tak mau memberi Dybala kepada rival bebuyutan.

Reuni Vidal

Selain memburu penyerang, Conte juga meminta satu hal lagi kepada petinggi Inter. Dia ingin reuni dengan Arturo Vidal, dinamo lini tengah yang dulu sukses bersamanya di Juve. Kemungkinan ini sebenarnya sudah dibicarakan oleh Vidal dan Conte secara personal. Sekarang, perlu campur tangan klub untuk merealisasikannya segera.

Persoalan terletak pada model transfer. FC Barcelona, selaku pemilik Vidal, bersedia melepas gelandang internasional Cile itu. Tapi, hanya ketika mendapat tebusan sebesar 20 juta euro. Ini yang sulit dipenuhi Inter. Mereka punya rencana meminjam Vidal selama satu musim dengan opsi tebus—persis seperti proposal Sanchez.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news