news
UMUM
Berkat Aksi Si Kembar Bagus-Bagas
13 August 2019 12:43 WIB
berita
HO CHI MINH - Dendam anak-anak Garuda Muda pada Laos akhirnya terbalaskan. Kekalahan 2-3 dalam Piala AFF U-15 2017 lalu, terbayar lunas. Bentrok kembali dalam kategori usia lebih tinggi, Piala AFF U-18 2019, tim asuhan Fakhri Husaini itu unggul 2-1, di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh, Vietnam, Senin (12/8) sore.

Adalah si kembar Amiruddin Bagas dan Amiruddin Bagus yang jadi pahlawannya. Bagus menciptakan gol penyeimbang pada menit ke-72, sedang Bagas memberi umpan silang kepada Bagus, yang berbuah gol bunuh diri Anoulack Vannalath pada masa injury time babak kedua. Adapun gol Laos dicitapakan Alounnay Lounlasy pada menit ke-70.




Baca Juga :
- Sejumlah Klub Mengubah Logo sebagai Kampanye Perangi Virus Corona
- Belajar Taktik bersama Bima Sakti, Eduardo Perez, dan Kurniawan DY


Kemenangan ini diperoleh dengan cara yang cukup berat. Pada babak pertama, permainan David Maulana dan kawan-kawan tak berkembang, karena Laos memperagakan permainan rapat dan cepat. Malahan, beberapa kali anak-anak Laos sempat membahayakan gawang yang dikawal Ernando Eri Sutaryadi.

Fakhri mengakui, dirinya memerintahkan pemain tampil dengan intensitas sedang. Hal tersebut dilakukan karena cuaca di pusat kota Saigon tersebut memang cukup panas. Ini sekaligus untuk menguji sistem pertahanan tim. Pada babak kedua, Fakhri baru memerintahkan pemain tampil lebih agresif.


Baca Juga :
- Demi Johor, JDT Sumbangkan Sebagian Gaji dan Memotong Honor Pemain 33 Persen
- Kurnia Meiga Tampak Segar Saat Muncul Menjadi Selebgram


“Pada lima menit awal pemain Laos sangat fokus di belakang. Ada lima pemain di sana, sehingga agak sulit bagi kami untuk menembusnya. Transisinya juga agak sulit. Mereka juga sudah tahu permainan kami. Terus recovery pemain kurang. Kami main empat pertandingan hanya istirahat satu hari,” kata Fakhri.

Berkat kemenangan ini, Indonesia dipastikan lolos ke semifinal, meski masih ada satu pertandingan lagi. Apapun hasil laga melawan Myanmar, Rabu (14/8) nanti, sudah tak berpengaruh. Laga tersebut hanya akan menentukan siapa yang berhak menjadi juara Grup A, yang kemudian bertemu runner-up Grup B.

Jeda sehari pertandingan, akan dimanfaatkan Fakhri bersama jajarannya untuk memantau pertandingan Australia versus Malaysia, dan Vietnam lawan Thailand, hari ini. Sedangkan untuk laga melawan Myanmar, fakhri memastikan tak akan melepas laga tersebut. “Sama seperti sebelumnya, kami akan coba membagi (rotasi) karena pemai perlu waktu istirahat lebih lama lagi. Kami akan memberikan mereka recovery yang cukup,” katanya.  

Sayangnya, pertandingan ini menelan korban. Sayap kiri lincah Indoesia Muhammad Supriadi mengalami cedera karena salah jatuh saat berduel dengan bek sayap Laos. Cedera pada pergelangaan kaki kanannya itu merupakan cedera lama yang kambuh. Menurut Dokter timnas Syarif Alwi, kondisi Supriadi tak mengkhawatirkan. Kepastian cedera pemain milik Persebaya itu akan diumumkan pada Selasa (13/8) pagi ini.***ABDUL SUSILA

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news