news
LIGA 1
Persela Cemas Akan Kebangkitan dan Motivasi Persib
07 August 2019 13:23 WIB
berita
Striker Persela Alex Dos Santos/Foto: Istimewa
LAMONGAN - Persela Lamongan akan menjalani laga superketat melawan Persib Bandung, Kamis (8/8). Persela selaku tuan rumah  menjamu Maung Bandung di Stadion Surajaya, Lamongan. Laga ini bisa dikatakan berat, karena Persib sudah mengalami kekalahan tiga kali beruntun.

Yaitu, lawan Bali United, Arema FC, dan terakhir Barito Putera. Sehingga tentu tim tamu sedang terlecut dan tidak ingin kalah keempat kalinya secara beruntun. ”Mungkin motivasi Persib lebih keras saat datang ke sini (Lamongan). Kami harus siap," kata pelatih Persela, Nilmaizar, Selasa (6/8).




Baca Juga :
- Wander Luiz Tidak Sabar Menghibur Bobotoh Lewat Aksi Patennya di Liga 1
- Gelandang Timnas U-16 Dimas Juliono: Orangtua Sempat Khawatir, tapi Panggilan Negara Tidak Bisa Ditolak


Nil, sapaannya, menjelaskan jika motivasi tim lawan adalah 100 persen, timnya harus 200 persen. "Kami harus bertekad menang, setelah pekan lalu imbang lawan Borneo FC," mantan pelatih timnas Indonesia itu menegaskan.

Nil memastikan Laskar Joko Tingkir akan tampil dengan kekuatan penuh dalam laga kontra Persib. Semua pemain dalam kondisi siap. Tidak ada pemain yang cedera maupun harus absen karena sanksi akumulasi kartu.


Baca Juga :
- Percaya Langkah Pemerintah Indonesia, Nick Ingin Cepat Bertanding Lagi
- Fabiano Beltrama Rindu Ruang Ganti dan Atmosfer Liga 1


Walaupun baru mengalami kekalahan tiga kali beruntun, Nil memuji skuat Persib sebagai tim dengan materi pemain yang lengkap. Anak asuh Robert Rene Alberts itu punya skuat yang merata di setiap lini dan dihuni banyak pemain dengan nama besar.

"Persib tim yang bagus. Pemain asingnya bagus-bagus. Ada Ezechiel N'Douassel, ada Bojan Malisic di belakang. Banyak pemain nasional dan ada Hariono. Jadi, kami harus hati-hati," kata pelatih dari Ranah Minang itu.

Agar bisa merealisasikan target yang dipatok pada laga melawan Persib, Nil menekankan kepada Alex Dos Santos dan kawan-kawan untuk bermain kompak. Eky Taufik dan kolega harus bermain bersama, baik ketika menyerang maupun ketika bertahan.

"Ketika kami menyerang lalu kalah bola, pemain harus mengetahui apa yang dilakukan. Sebaliknya, ketika menang bola, juga harus tahu yang dilakukan. Itu semua harus secara bersama-sama,"ucap Nil.

Sementara itu, Persela juga kedatangan dua wajah baru. Keduanya datang dari Jerman dan sedang mencoba peruntungan. Dua pemain tersebut bernama Kelana Noah Mahesa (17 tahun) dan Luah Fynn Jeremy Mahesa (16).  Mereka datang dengan status trial. Mereka nantinya bisa mengisi slot pemain lokal karena sudah jadi Warga Negara Indonesia (WNI).

"Kami coba saja mereka sebentar di sini. Mereka latihan di sini, kalau memang nanti mau ambil, bisa dengan status lokal," kata Nil. Kelana saat ini bermain di klub Bonner SC. Sementara Jeremy membela FC Rheinsud Koln. Keduanya berminat untuk membela Persela, meskipun punya peluang untuk menjalani karier di Jerman.*M. Bahrul Marzuki

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id